
Megawati Kritik KPK dan Soroti Peran Presiden
koranindonesia.id – Megawati Kritik KPK: Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.
Ia menyatakan kesedihan mendalam karena KPK merupakan lembaga yang dibentuk saat dirinya menjadi Presiden.
Megawati menyampaikan hal ini dalam pidatonya di penutupan Kongres ke-VI PDI Perjuangan.
Acara tersebut berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu, 2 Agustus 2025.
“Baca Juga: Prancis Kirim 40 Ton Bantuan Udara untuk Gaza“
Megawati mengaku merasa sedih saat melihat kondisi KPK saat ini.
Menurutnya, sebagai tokoh yang ikut membentuk lembaga tersebut, ia memiliki harapan besar terhadap peran KPK.
“Kalau saya melihat KPK sekarang, sedihnya bukan main. Sayalah yang membuat KPK juga dong,” ujar Megawati.
Ia menekankan pentingnya KPK menjaga kepercayaan publik sebagai lembaga pemberantas korupsi.
Dalam pidatonya, Megawati mempertanyakan peran KPK saat ini.
Ia menyebut bahwa lembaga tersebut terlihat aneh dan menyayangkan harus ada campur tangan Presiden.
“Masa urusan begini saja, Presiden harus turun tangan,” kata Megawati.
Meski tidak menyebut masalah secara spesifik, ia mengarah pada kasus terbaru yang melibatkan Hasto Kristiyanto.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memberikan amnesti kepada Hasto, yang juga Sekjen PDI Perjuangan.
Dalam pidatonya, Megawati mengutip falsafah kuno dari India, “Satyam Eva Jayate.”
Ungkapan itu berarti “kebenaran akan menang.”
Ia mengajak semua pihak untuk tidak takut membela keadilan.
“Kenapa sih takut? Karena Satyam Eva Jayate sudah pasti. Keadilan itu pasti menang,” tegas Megawati.
Megawati menilai bahwa KPK harus kembali pada semangat awal pendiriannya.
Ia berharap lembaga ini tidak menyimpang dari tugas utamanya memberantas korupsi.
Megawati juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah kekuatan utama KPK.
Tanpa integritas, lembaga ini akan kehilangan makna dan arah perjuangannya.
Megawati menunjukkan keprihatinan yang besar terhadap arah KPK saat ini.
Ia berharap KPK kembali teguh dalam menjalankan misinya sebagai lembaga antikorupsi.
Melalui falsafah “Satyam Eva Jayate,” Megawati mengajak publik tetap percaya bahwa kebenaran akan selalu menang.
“Baca Juga: Apple Jual 3 Miliar iPhone, iPhone 17 Air Segera Rilis“