Banner sumsel

MD Simpan 100 Kg Ganja di Septic Tank

 

BANTEN, koranindonesia.id – Polda Banten berhasil mengamankan ganja seberat 100 kilogram, yang disembunyikan tersangka MD di septic tank rumahnya, di Kampung Padurung Wetan, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, pada Senin (9/9/209). Keberhasilan petugas ini setelah berhasil memaksa tersangka yang sudah terlebih dahulu ditangkap dengan barang bukti 500 kg ganja siap edar.

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba Polda Banten, yang tanpa kenal lelah melakukan penyelidikan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku MD dengan barang bukti 500 gram ganja sebelumnya,” ujarnya.

Edy mengatakan, Polda Banten sangat serius berantas narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, karena pemberantasan ini bertujuan untuk menghindari kerusakan generasi muda kita akan barang haram tersebut.

Dirditenarkoba Kombes Pol Yohanes Hernowo menambahkan bahwa pengungkapan ganja seberat 100 kg, merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya MD yang diamankan di wilayah Cipocok Jaya pada Sabtu 7 September 2019 dengan barang bukti 500 Gram Sabu sabu.

“Ganja kurang lebih 100 kg berhasil kita amankan tadi pagi dari hasil pengembangan. Ganja disembunyikan oleh pelaku di dalam septic tank dan berhasil diendus anggota kita,” kata Yohanes.

Yohanes menambahkan selain mengamankan barang bukti ganja yang akan diedarkan di wilayah Serang dan sekitarnya itu, petugas juga mengamankan lima terduga pelaku berinisal Ju (48), Ek(24) Re (25), Do (25) dan Md (24).

“Ada lima orang yg dimanakan. Namun, peran perannya masih dalam pemeriksaan karena masih baru diamankan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan melihat barang bukti, ganja sebanyak itu dikirim dari wilayah Sumatera ke Banten melalui jasa pengiriman barang.

“Setelah kita amankan kelima tersangka, kemudian kita kembangkan kasus ini untuk menyelediki lebih lanjut dan tersangka yang kita tangkap dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsidair Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam penjara 20 tahun,” pungkasnya.

Sementara pengendali peredaran ganja masih dalam pengejaran.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.