Mawardi Maklumi ASN Mudik Lebaran Pakai Mobdin

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kepala Daerah di sejumlah Pemerintahan Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia mulai mewanti-wanti mobil dinas (mobdin) yang dibawa oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat libur Idul Fitri, bahkan sanksi tegas pun telah menanti apabila ada ASN yang melanggar.

Tetapi, hal ini tidak berlaku di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel), Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya justru mengatakan, meski hal tersebut dilarang, namun secara pribadi ia dapat memaklumi kalau penggunaan mobdin untuk kepentingan mudik ASN, terjadi di lingkungan Pemprov Sumsel.

“Ya, memang harus diawasi bersama. Tapi kalau cuma semalam ASN itu bawa mobdin, ya maklumi sajalah,” kata Mawardi usai menghadiri Rapat Paripurna LIX (59) DPRD Sumsel dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD Sumsel kepada Gubernur Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel, Senin (27/5/2019).

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, para ASN yang ingin mudik menggunakan kendaraan dinas, harus terlebih dahulu mengajukan izin pinjam pakai kendaraan. “Boleh bawa mobil dinas, tapi ajukan izinnya dulu ke saya” bebernya.

Ia menjelaskan, pengajuan izin penggunaan kendaraan dinas untuk mudik lebaran, agar dapat dilakukan pemantauan sehingga para ASN, bisa menjaga kendaraan itu dengan baik.

“Jadi tidak boleh langsung pakai begitu saja, ijin dulu ke saya baru gunakan,” pungkasnya.
(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.