Masyarakat Harus Kritis Terima Informasi Jangan Konsumtif

PALEMBANG,koranindonesia.id–Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi STISPOL Candradimuka Palembang Marleni, M.I.Kom mengatakan saat ini terjadi era keberlimpahan informasi dimana masyarakat menjadi konsumtif dalam menerima informasi tanpa adanya nilai kritis dalam mengkonsumsi informasi.

Namun disisi lain masyarakat dapat menjadi komunikator penyebar informasi dapat juga menjadi komunikan penerima informasi.

“Keberlimpahan informasi juga merupakan bagian dari semangat wujud implementasi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tentang kebebasan yang diatur dalam pada pasal 28E yang menyebutkan tentang “kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendepat”,katanya.

Dengan kondisi itu maka Program Studi Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (STISPOL) Candradimuka Palembang menggelar acara kuliah umum dengan tema “Politik Informasi Di Era Digital : Dilema Antara Kebebasan dan Regulasi” di Aula Ismail Djalili STISPOL Candradimuka.

Dengan mengundang pakar sosiologi komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Program studi Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Dr. Muhammad Sulhan, M.Si.

Kuliah umum ini juga sekaligus sebagai rangkaian acara Pelantikan Pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Wilayah Sumatera Selatan periode 2019-2022.

Dalam kegiatan Pelantikan ini Koordinator Wilayah terpilih M Miftah Farid, M.I.Kom yang merupakan dosen dari Fisip Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri UIN Raden Patah Palembang. Dalam kesempatan sambuatan nya  Miftah Farid mengatakan akan mengemban amanah sebagai coordinator dan akan membuat program-program yang progresif untuk kemajuan ilmu komunikasi kedepan dan kemajuan perguruan tinggi. Tentu semua ini dibutuhkan dukungan semua pihak dalam memajukan organisasi ini imbuhnya.

Ketua STISIPOL Candradimuka Dr. Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si sebagai tuan rumah memberikan sambutan yang mengatakan menyambut baik kepengurusan ini dan sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki Program studi Ilmu Komunikasi mendukung sepenuhnya demi kemajuan dan pengembangan ilmu Komunikasi di Sumatera Selatan. Tentu ASPIKOM Wilayah Sumatera Selatan harus mampu memberikan kontribusi untuk masyarakat Sumatera Selatan.

Ketua Umum ASPIKOM Pusat Dr. M. Sulhan, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi kepengurusan ASPIKOM Wilayah Sumatera Selatan, terlebih pada periode sebelumnya Sumatera Selatan menjadi penyelenggara pertama program pusat kegiatan ilmiah skala Internasional pada November 2018 lalu.  Maka dari itu ASPIKOM Wilayah Sumatera Selatan harus mampu menawarkan hal-hal baru dan menjaga eksistensi organisasi ASPIKOM ini imbuhnya.

ASPIKOM Wilayah Sumatera Selatan beranggotan 8 program studi Ilmu Komunikasi diantaranya STISPOL Candradimuka, Universitas Bina Dharma, Universitas Baturaja , Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah dimana ada Perguruan tinggi memiliki 2 program studi. Dalam kepengurusan 35 orang dosen ilmu komunikasi dari 5 perguruan tinggai yang tergabung dalam ASPIKOM ini merupakan suatu kebanggaan karena aktif semua tutupnya.  (Rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.