Banner sumsel

Masyarakat Bisa Menilai Langsung Kandidat, Lewat Debat Publik

PALEMBANG, koranindonesia.id – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mempersilakan masyarakat untuk menilai langsung pasangan kandidat yang akan bertarung pada Pilkada Sumsel 2018 mendatang, melalalui debat publik calon gubernur-wakil gubernur Sumsel, yang digelar KPU Sumsel, (21/6/2018).

KPU sengaja melibatkan semua lini masyarakat dalam debat publik tersebut, mulai dari pejabat publik, setingkat DPR RI, gubernur, bupati/walikota, hingga kalangan petani, nelayan dan tukang ojek ikut diundang untuk menyaksikan langsung pasangan calon gubernur-wakil gubernur memaparkan progran dan visi misi mereka.

Sekretaris KPU Sumsel Sumarwan, saat memantau persiapan debat publik di Hotel Wyndham, Palembang, Selasa (19/6/2018) mengatakan, panitia telah menyebar 600 lembar undangan VIP untuk debat publik tersebut. Belum termasuk awak media.

“Semua lini masyarakat sengaja kami undang, untuk menilai langsung calon gubernur kita,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Sumarwan, panitia juga memberi kesempatan semua masyarakat Sumsel tanpa terkecuali untuk menjadi panelis, mengajukan pertanyaan pada pasangan calon. Caranya, dengan mengirimkan pertanyaan ke email  kpudsumsel@gmail.com atau whatsapp 08568227959.

“Pertanyaan yang terpilih akan direkam dan ditampilkan di salah satu sesi debat publik yang disiarkan secara live di tv one,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naafi menambahkan, debat kandidat tahap II ini mengusung tema ‘Mewujudkan Daya Saing Daerah yang Maju dan Terdepan Untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Sumatra Selatan’.

Dengan sub tema, mengelola wilayah Sumsel, tata kelola pemerintah yang bersih secara terpadu, tepat sasaran waktu dan hasil yang diharapkan. Kemudian, mewujudkan SDM yang unggul dengan kebijakan dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, ketanagakerjaan dan jiwa interpreneurship yang tinggi.

Naafi menjelaskan,  lingkungan yang kondusif untuk investasi, industri perdagangan, perkantoran, perumahan. pariwisata, ekonomi kreatif, sosiai budaya, olahraga dan kesempatan kerja serta menekan potenai konflik dan persaingan tidak sehat antar goiongan yang berbasis SARA.

“Di sini lebih fokus menggali program unggulan masing-masing paslon,” katanya.

Panitia masih menurut Naafi, bakal menghadirkan lima panelis yang yang berkompeten dibidangnya, seperti dari LIPI, KPK dan lain-lain. “Pada prinsipnya debat kandidat ini bisa menjadi referensi masyarakat memilih pemimpin terbaik untuk Sumsel,” tandasnya.(win)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.