Banner Pemprov Agustus

Masyarakat Antusias, Program Serbuan Vaksin di Puskesmas Mariana Lebih Target

 

PALEMBANG, koranindonesia.id – Ratusan warga yang berada di Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin sangat antusias mengikuti Program Serbuan Vaksin yang digelar oleh TNI secara serentak di Indonesia.

Danramil 430-03/Mariana Kapten Inf Kusnandar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 50 vial vaksin untuk Program Serbuan Vaksin yang rencananya digelar selama dua hari 17-18 Juli 2021.

“Namun di lapangan sangat berbeda, masyarakat sangat antusian mengikuti suntik vaksin. Pemberian vaksin di Puskesmas sudah melampaui target,” katanya saat ditemui di Puskesmas Mariana, Sabtu (17/7/2021) pagi.

“Awalnya, kita telah menyiapkan 50 vial vaksin. Satu vial itu untuk 10 orang. Jadi totalnya ada 500 orang yang akan menerima vaksin dengan waktu dua hari. Kenyataannya, baru satu hari sudah 500 orang yang disuntik,” jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk masyarakat yang belum disuntik vaksin tidak perlu khawatir. Sebab, Program Serbuan Vaksin se Kecamatan Banyuasin I akan tetap berjalan.

“Kita akan menunggu lagi pembagian vaksin dari Kodim. Apabila telah menerima vaksin, akan segera kita berikan kepada masyarakat yang belum menerima,” tambah Kusnandar.

Masih dikatakan Kusnandar, pencapaian target pemberian vaksin ini tidak lepas dari peran anggotanya baik Babinsa maupun Bhabinkamtibmas yang terus melakukan sosialisai kepada masyarakat.

“Kita imbau masyarakat, melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, toko masyarakat, toko agama dan lainnya bahwa vaksin sinovac yang diberikan kepada masyarakat ini aman digunakan,” tuturnya.

“Apalagi, sebelum diberikan kepada masyarakat. Vaksin ini telah diberikan kepada kami terlebih dahulu TNI dan Polri,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendengar berita hoak yang mengatakan vaksin sinovac berbahaya.

“Imbuan saya, bahwa vaksin ini aman digunakan. Sebelum diberi kepada masyarakat kami (TNI/Polri) sudah diberi terlebih dahulu. Kemudian, jangan termakan isu hoak. Untuk itu, sosialisasi akan terus kita lakukan,” cetusnya.

Selain sosialisasi, lanjut Kusnandar, antusias masyarakat mengikuti vaksin ini tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Mariana yang selalu melayani masyarakat secara humanis.

“Saya akui, petugas nakes di Puskesmas Mariana ramah-ramah, melayani masyarakat dengan sangat humanis. Maka dari itu, mungkin masyarakat sangat senang mengikuti vaksinasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mariana dr Rida Martalena mengatakan, dalam kegiatan vaksinasi massal nasional ini melibatkan 50 tenaga kesehatan (nakes) dan dua orang dokter.

“Satu dokter berjaga di Unit Gawat Darurat (UGD) dan satu lagi berada di bawah tenda untuk screening masyarakat yang mau vaksin. Kalau evaluasi, tentu akan kita evaluasi terutama di bagian pengambilan nomor ponsel,” pungkasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.