Banner sumsel

Masuk Tahap Pengakhiran, BPK Segera Cek Aset Asian Games 2018

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pesta akbar olahraga negara-negara se-Asia, Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta memang telah usai. Indonesia bahkan berhasil menempati posisi ke-4, melampaui target yang ditetapkan.

Menurut Wakil Ketua Inasgoc Sjafrie Sjamsoedin, Indonesia juga bisa disebut sukses dalam pelaksanaan, penyelenggaran, dan prestasi. Dalam tahapan penyelenggaraannya, Asian Games 2018 ini memiliki tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran.

“Pelaksanaan AG 2018 melalui 3 tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran. Tahap persiapan dan pelaksanaan telah dilaksanakan dengan sukses. Kini, saatnya masuk ke tahap pengakhiran,” jelasnya saat menyampaikan informasi dan laporan kepada Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (12/10/2018).

Menurut Sjafrie, tahap pengakhiran bukan lagi terkait hal-hal yang sifatnya operasional, namun lebih kepada hal administratif sebagai bentuk pertanggungjawaban, seperti menyiapkan laporan, data, aset-aset yang digunakan pada Asian Games 2018, yang menggunakan dana APBN, dan keuangan.

Dalam kesempatan itu, Sjafrie juga melaporkan kepada Gubernur Herman Deru, terkait penggunaan aset-aset pada pelaksanaan Asian Games 2018. Bahkan menurutnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mulai mengadakan pemeriksaan dan pengecekan.

“Awal November, BPK akan masuk dan mulai mengadakan pemeriksaan aset-aset yang digunakan selama Asian Games 2018 di Palembang, yang pendanaannya melalui APBN,” ujarnya pula.

Laporan tersebut disampaikan Sjafrie Sjamsoedin kepada Gubernur Herman Deru karena Gubernur Sumsel merupakan bagian tak terpisahkan dari organisasi Inasgoc.

Atas nama Inasgoc dan seluruh panita, Sjafrie pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan jajarannya, serta seluruh panitia dan relawan yang terlibat.

Lebih jauh Sjafrie mengatakan, Jakabaring Sport City (JSC) bisa menjadi wilayah olahraga, dan kawasan komersil. Bahkan, Palembang bisa menjadi kota olahraga internasional di Asia, terlebih dengan adanya venue Bowling.

“Palembang bisa menjadi kota olahraga internasional di Asia, dan Gubernur Sumsel lah yang mampu mengangkat bendera paling tinggi untuk kemajuan olahraga di Sumsel,” terangnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Ketua Inasgoc dan rombongan foto bersama. (FOTO/HUMAS PEMPROV)

Di kesempatan ini, Sjafrie juga menyampaikan permintaan maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan dan bertentangan selama masa penyelenggaran Asian Games 2018.

Sementara itu Gubernur Herman Deru turut merasa bangga atas prestasi yang diraih Indonesia yang berhasil menduduki posisi ke-4. ” Ini capaian yang luar biasa, melampaui target yang ditentukan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Sumsel itu pun mengucapkan, rasa terima kasihnya kepada Gubernur sebelumnya. ”Dengan suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang, baik sukses prestasi dan penyelenggaraan, kita layak berterima kasih kepada Gubernur sebelumnya, yang berhasil menyelenggarakan Asian Games 2018, berikut infrastruktur pendukungnya,” jelasnya.

Menanggapi pemeriksaan aset yang akan dilakukan oleh BPK, Herman Deru mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan laporan dengan OPD terkait dan berkoordinasi terlebih dahulu. Terlebih kata  HD, pihaknya belum mendapatkan informasi dan laporan dari panitia penyelenggara (di daerah).

“Saya baru masuk ke pemprov pada Oktober ini,” pungkasnya.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.