Banner sumsel

Masalah Utang Piutang, Hanif Habisi Nyawa Fadli

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Berawal dari persoalan utang piutang hingga berujung saling hujat melalui SMS, M Hanif Mustaqim (22) terlibat pertikaian hingga menewaskan korban M Fadli dengan satu luka tusuk.

Pertikaian kedua warga Jalan PSI Kenayan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang ini terjadi di depan rumah kedua pelaku, Senin (1/7), setelah didatangi oleh korban hingga terlibat adu mulut, lalu korban memukul pelaku menggunakan tabung gas elpiji.

Pelaku yang memegang sebilah pisau dapur kemudian menusukkan nya ke perut korban hingga terkapar bersimbah darah dan meninggal dunia karena kehabisan darah saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Atas kejadian tersebut, aparat Polsek Gandus langsung melakukan upaya pendekatan dengan keluarga pelaku. Setelah mendapat imbauan dari pihak yang berwajib, dengan diantar orangtuanya tersangka Hanif mendatangi Polsek Gandus, Rabu (3/7).

“Tersangka Hanif menyerahkan diri ke Polsek dengan diantar kedua orangtuanya setelah kita melakukan upaya pendekatan dan memberikan imbauan,” kata Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitri didampingi Kanit Reskrim Ipda Naibaho.

Kapolsek mengapresiasi dan berterima kasih kepada pelaku dan kedua orangtuanya karena dengan secara suka rela serta kooperatif menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut.

“Karena antara korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga dan setelah proses hukum berjalan diharapkan tidak ada perseteruan lagi antara kedua belah pihak,” pesan Aidil kepada orangtua pelaku.

Dalam kasus ini dirinya menambahkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti sebilah pisau dapur untuk menusuk korban, satu unit HP dan pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 KUHP. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.