Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Marah-Marah Saat Kunjungan Bencana ke NTT, Kali Ini Mensos Risma Balik Dikritik

 

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Kerap mendapat cemoohan dari netizen, kali ini Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharani kembali dikritik netizen. Kali ini kritikan pedas datang dari CEO dan Founder AMI, Azzam Mujahid Izzulhaq. Pasalnya, bukannya memberikan kenyamanan saat mengunjungi korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Mensos  malah marah-marah.

Pemicu Mensos marah dikarenakan lambannya seorang relawan dalam bekerja. Melalui akun Twitternya, Azzam balik bertanya apakah dia diperbolehkan marah kepada Mensos, karena masalah yang terjadi selama bencana juga merupakan tanggung jawab Risma sebagai seorang Mensos.

“Seandainya saya yang marah kepada Menteri Sosial boleh? Karena mau tidak mau, suka tidak suka ketidak beresan ini juga merupakan tanggung jawabnya,” kritik Azzam di akun Twitter, kamis (8/4).

Azzam sebagai relawan yang juga kerap membantu korban bencana merasa tersindir dengan sikap marah Mensos, dan ia tidak terima dengan komentar Mensos. Terlebih, pihaknya sebagai relawan terus membantu korban semampu mereka tanpa anggaran negara.

“Saya dan tim justru membantu berkontribusi semampunya. Apalagi sama sekali tidak menggunakan anggaran negara,” tegas Azzam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mensos  memarahi relawan Tagana saat mengunjungi salah satu posko korban banjir. Kejadian ini berawal saat Mantan Wali Kota Surabaya itu meninjau dapur umum.

Saat melakukan peninjauan, ia melihat seorang relawan yang diam saja dan tidak bekerja. Mensos pun langsung memarahi relawan tersebut karena dinilai lamban dalam bekerja.

“Kamu ini enggak ada kerja, hanya berdiri-berdiri saja,” tegur Risma.

Tak hanya kritikan dari Azzam, netizen juga geram dengan sikap Mensos yang selalu marah-marah. Mereka balas mengkritik Mensos yang dinilai hanya bisa marah tanpa melihat situasi sebenarnya.

“Bu, biasanya di hari-hari pertama memang orang daerah yang kena bencana agak gagap. Itu makannya perlu support pusat dan daerah lainnya. Jangan dimarahinlah bu, tapi diberi semangat dan akal sehat,” pesan netizen.

“Konyol. Tagana itu kan sukarelawan buk. Emang ibuk kasih anggaran ke Tagana? Harusnya terima kasih bukan malah marah-marah. Menggemaskan sekali ibuk-ibuk ini,” kritik netizen lainnya.

“Gak perlu marah-marah kok Buk, berikan arahan yang baik, jelas dan tegas pasti baik hasilnya. Untuk daerah bencana SPT itu, datang dengan senyuman saja sudah melegakkan kok Buk,” kata yang lain.

“Makanya yang urusannya dikerjain. Ini menteri malah ngurusin kerjaan orang lain. Yang nyiram pohonlah, yang kasih kerjaan di BUMN lah. Sekarang dia tahu dalamnya Kemensos seperti apa kan,” kritik netizen. (ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.