Banner Pemprov Agustus

Majukan Syiar Islam, Herman Deru Resmikan Masjid Al Hijrah di Bukit Baru

PALEMBANG,koranindonesia.id – Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali membuktikan dukungannya terhadap kemajuan syiar Islam di Sumsel. Seperti pada Jum’at (24/12). Gubernur Herman Deru meresmikan Masjid Al Hijrah yang berada di kawasan Perumahan Cantika Jelita II Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Peresmian yang bertepatan dengan safari Jum’at tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita itu dilakukan langsung oleh Gubernur Herman Deru.

“Saya bangga dengan pembangunan masjid ini. Apalagi untuk biaya pembangunannya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Meskipun masjid ini kecil, namun jemaahnya sangat ramai,” kata Herman Deru yang kala itu ditemani dua cucunya, Danis dan Deka.

Kendati baru saja berdiri, namun Herman Deru tetap menyarankan agar masjid tersebut terus dilakukan pengembangan.

“Perkembangan masjid memang harus jadi perhatian. Saat ini niat masyarakat untuk beribadah semakin meningkat. Sebab itulah perkembangan masjid harus terus dilakukan agar bisa menampung setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan masyarakat,” terangnya.

Dia juga mengapresiasi masyarakat di kawasan masjid tersebut yang terus berkontribusi dalam memakmurkan masjid kendati di tengan pandemi covid-19.

“Ini bukti jika pandemi covid-19 tidak menghalangi kita untuk terus beribadah. Kita jerus berupaya untuk melakukan pencegahan penularan wabah tersebut,” tuturnya.

Salah satu upayanya yakni dengan terus masif melakukan vaksinasi untuk masyarakat. Saat ini, vaksinasi di Sumsel sudah mencapai angka 70 persen.

“Artinya kita sudah menuju herd immunity. Ini hasil dari kerja keras kita bersama, termasuk masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa terus kita tingkatkan. Sehingga ekonomi kita yang sempat terkontraksi dapat kembali meningkat,” paparnya.

Salah satu format yang dilakukan Herman Deru dalam peningkatan ekonomi yakni dengan mengajak masyarakat mengurangi biaya hidup melalui gerakan Sumsel Mandiri Pangan.

“Seperti bumbu dapur. Harusnya kita bisa menghasilkan sendiri, tapi kita justru membelinya. Padahal tanpa kita sadari biaya kebutuhan pelengkap itu lebih besar dari kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dengan gerakan Sumsel Mandiri Pangan dia mengajak masyarakat memanfaatkan perkarangan rumah untuk membudidayakan tanaman pangan dan budidaya herwan ternak untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Melalui langkah itu, tentu biaya untuk kebutuhan makan dapat kita tekan,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Masjid Al Hijrah M Zamzami Hay mengatakan, selama ini masyarakat setempat terus mendukung langkah yang dilakukan Gubernur Herman Deru.

“Kita memang terus mendukung upaya pak Gubernur. Apalagi upaya-upaya itu telah dirasakan masyarakat,” katanya.

Menyoal denan pembangunan masjid, dia mengaku saat ini sudah 80 persen rampung.

“Pada bulan April Lalu masjid ini sudah ka.i gunakan baik untum ibadah maupun kegiatan agama lainnya seperti mengaji anak-anak. Alhamdulillah,berdirinya masjid ini juga karena bantuan pak Gubernur,” pungkasnya.

Nampak hadir dalam safari Jum’at tersebut, Anggota DPRD Sumsel M Yaser, Dirut RS Siti Fatimah dr Syamsuddin Isacc Surya Manggala, SpOG, tokoh masyarakat dan sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

(Ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.