Mahasiswa SPI UIN Raden Fatah Pahami Sejarah Konflik Israel-Palestina

PALEMBANG, koranindonesia.id – Dengan mengangkat tema ‘Gusdur and Imam Khomeini on Palestine: a Socio-History Perspectives’, Fakultas Hukum Humaniora (Fahum) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mengajak mahasiswa untuk menggali sejarah perseteruan Palestina dan Israel yang hingga saat ini makin memanas.

Ketua Pelaksana Kuliah Tamu Nyimas Umi Kalsum menjelaskan, kegiatan ini tujuannya untuk memberi wawasan sejarah dan sosial kepada mahasiswa mengenai akar permasalahan pada Palestina dan Israel yang tak kunjung padam.

“Kita ajak mahasiswa untuk mengatahui sejarah perseteruan kedua negara ini melalui perspektif dua tokoh yakni Gusdur dan Imam Khomeini dari Iran,” ungkapnya Selasa (5/6/2018).

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi Magister Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fahum UIN Raden Fatah ini menuturkan, perselisihan kedua negara tersebut memang sudah lama terjadi dan diharapkan bisa membuat mahasiswa memiliki rasa peduli dan simpati kepada sesama muslim yang ada di Palestina.

“Kita juga melibatkan Konsular Kebudayaan Iran yang dipadukan dengan perpsektif Gusdur. Sehingga kedua perspektif ini akan menjadi satu dan menemukan koimaks terutama dengan karya terkait Palestina yang dilahirlan oleh Gusdur,” paparnya pula.

Sementara itu, Direktur Iran Corner UIN Raden Fatah Palembang Kiki Mikail  mengungkapkan, bidang pendidikan dan budaya menjadi salah satu fokus yang dilakukan untuk membela Palestina. Kegiatan ini untuk mengetahui bagaimana pemikiran serta konsep Gusdur dan Imam Khomeini tentang negara Palestina.

“Kedua tokoh ini banyak konsen dalam pembebasan Palestina melalui karya mereka. Jadi perlu kita bahas dan pelajari bersama,” paparnya. (sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.