Banner sumsel

Mahasiswa Komunikasi  Soroti Peran Media dalam Pendidikan

Palembang,koranindonesia.id— Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMKI) menyoroti  masih belum maksimalnya peran media massa dalam pendidikan.

Hal itu terungkap dalam  Temu Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi  Indonesia(TIMIKI) di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang dengan mengangkat tema “Peran Media Massa Terhadap Pendiidikan” .

Edo Pramadi Ketua IMKI Sumsel dalam sambutannya menyampaikan selain menjalin tali silaturahmi antar anggota IMIKI juga mengajak mahasiswa Ilmu Komunikasi berfikir kritis terhadap perkembangan dan peran media massa dalam segala aspek  di masa saat ini maupun yang akan datang.

Wakil Dekan I Fisip UIN Raden Fatah Palembang Dr Yenrizal dalam sambutannya  mengapresiasi kegiatan ini. Seperti yang di ketahui bahwa dewasa ini  media massa telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari bahkan hampir tidak bisa terlepas dari yang namanya media massa. Begitu juga dalam dunia pendidikan, media massa dapat memberikan dampak negatif misalnya “plagiarism” , maka dari itu di harapkan mahasiswa dapat memanfaatkan media massa dengan cara yang bijak.

Model diskusi TIMIKI sedikit berbeda dimana materi disampaikan oleh masing-masing perwakilan Universitas dan di tanggapi oleh pemantik. Peserta diskusi pun juga di beri kesempatan untuk melontarkan pertanyaan mengenai materi yang di paparkan oleh masing-masing pemateri , sehingga suasana diskusi TIMIKI berjalan dengan sangat responsif , aktif dan berjalan dengan

Acara ini di hadiri 120 peserta daro  sejumlah  Universitas di Palembang diantaranya  Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang , Universitas Sriwijaya, Universitas Bina Darma dan STISIPOL Candra Dimuka  dan  dua pemantik diskusi yaitu Pimpinan Redaksi Koranindonesia.id  Dr. Arif ardiansyah  dan Komisioner  KPID Sumsel, Hefriady, MA.

Simpulan  dalam diskusi ini menyebutkan televisi sebagai salah satu media massa yang berada di posisi tertinggi sebagai media yang dikonsumsi masyarakat, namun perlahan fungsi sebagai media pendidikan semakin pudar dan beralih lebih banyak menayangkan hal-hal kekerasan, bullying, dan lain sebagainya. (Rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.