Banner sumsel

Mahasiswa Kembali Datangi Gedung Parlemen 

PALEMBANG,koranindonesia.id—Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumsel menggelar aksi di lokasi akasi halaman DPRD Sumsel, Rabu (21/3). Mahasiswa menyampaikan tuntutan, terkait kenaikan BBM, Penangkapan mahasiswa dalam UU MD3, dan stabilitas produksi serta  kebijakan impor pangan.

Hal itu dikatakan Koordinator Aliansi BEM Se-Sumsel, Trisno. Menurut dia kenaikan  harga BBM sudah membuat  sengsara rakyat, penangkapan mahasiswa dalam UU MD3, stabilitas produksi dalam negeri oleh petani serta stop kebijakan impor pangan

“Sampai pukul 16.00 WIB tidak ada yang menemui mahasiswa,” sesalnya.

Trisno menambahkan, karena sikap dari anggota dan pimpinan dewan yang terhormat tidak bersedia menemui mahasiswa, jadi secara spontan puluhan peserta aksi melaksanakan salat Azhar berjemaah.

“Kita ingin mendoakan kebaikan bagi bangsa ini sekaligus anggota dewan ini terbuka hatinya untuk dapat menemui mahasiswa dan mendengarkan aspirasi kami,” katanya.

Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan Basyeban saat menemui mahasiswa mengungkapkan, pihaknya sudah membuat jadwal pertemuan antara mahasiswa dengan anggota dan pimpinan DPRD Sumsel pada hari senin (19/3) lalu, namun karena mahasiswa membatalkan hal tersebut, secara otomatis tidak bisa bertemu.

“Hari ini, kita pastikan tidak ada anggota DPRD di kantor. Kalau mau ketemu, kita atur jadwal lagi. Apalagi sebelumnya kita dan perwakilan mahasiswa sudah sepakat akan dipertemukan dengan pimpinan DPRD, ternyata tidak bisa hadir. Kalau harus ketemu, kita akan harus buat jadwal dulu. Sebab mereka juga punya agenda dan kegiatan politik di tempat lain yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Saat mediasi sore tadi, Sekwan langsung menghubungi Ketua DPRD melalui sambungan telepon, dari pembicaraan itu, disepakati jika, Senin (26/3) mahasiswa diajak berdialog terkait aspirasi yang ingin disampaikan. (wiwin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.