Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

LSF Cari Masukan Penyiaran Lokal ke KPID Sumsel

 

Palembang,koranindonesia.id–Lembaga Sensor Film (LSF) melakukan kunjungan kerja ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Selatan (KPID Sum-Sel), Kamis (7/06/2021). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan menjalin hubungan sinergisitas dengan KPID Sum-Sel.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Dr. Ahmad Yani Basuki, M.Si sebagai Ketua Komisi II (Bidang Pemantauan, Hukum dan Advokasi), didampingi Roseri Rosdy Putri, M.Hum sebagai Anggota/Sekretaris Komisi II dan diterima oleh Herfriady Wakil Ketua KPID Sum-Sel dan Komisioner KPID Sum-Sel Meytri Puspa Rini.

Ahmad Yani menyampaikan tujuan datang ke KPID Sum-Sel untuk melihat realitas lembaga penyiaran lokal khususnya televisi dan kami juga mendengarkan masukan-masukan terhadap kami supaya kedepan bisa bersinergi LSF dan KPID Sum-Sel. Sebagaimana tugas LSF dimana memiliki tugas membantu masyarakat agar dapat memilih dan menikmati pertunjukan film yang bermutu serta memahami pengaruh film dan iklan film. Selain itu LSF juga melaksanakan tugas pemantauan untuk memastikan ketentuan-ketentuan yang berlaku dapat dilaksanakan di lapangan.

Sementara Herfriady menyambut baik kedatangan Ahmad Yani beserta rombongan, dimana dalam sambutanya memaparkan tentang profil KPID Sum-Sel dan prosentase program acara televisi. Sum-Sel sendiri memiliki lembaga penyiaran televisi secara keseluruhan 19 termasuk satu Lembaga Penyiaran Publik yaitu TVRI dan satu Lembaga Penyiaran Komunitas yaitu Masjid Agung TV.

Herfriady memperlihatkan secara detil mengenai jam tayang, durasi perhari dan prosentase perhari terutama ada Lembaga Penyiaran dengan Sistem Station Jaringan (SSJ) di Sumatera Selatan. Dalam pemantauan isi siaran KPID Sum-Sel tetap berpedoman pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran(P3SPS), monitoring isi siaran KPID Sum-Sel dilakukan dengan menggunakan alat monitoring yang direkam selama 24 jam.

” semoga dari kunjungan kerja ini LSF dan KPID Sum-Sel bisa melakukan kerjasama untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas dalam mengkonsumsi isi media,”tutup Herfriady.

(Ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.