Banner sumsel

LPAI Berikan Santunan Pada 175 Anak Kurang Mampu 

 

JAKARTA,koranindonesia.id– Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) memberikan santunan yang digalang dari berbagai kalangan masyarakat bagi 175 anak kurang mampu untuk belanja keperluan merayakan Lebaran.
Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi mengatakan pihaknya ingin berbagi kebahagiaan bersama dengan anak-anak yang yatim piatu, anak yatim, dari dhuafa, dan sebagainya untuk bisa merayakan Lebaran dengan bisa mendapatkan sesuatu yang baru, mungkin entah sajadah, jilbab, baju koko, dan sebagainya.

“Gebyar 2019 merupakan ketiga kali diadakan bersama dengan PT Sarinah dan rekan kedua lembaga. Mudah-mudahan mereka (anak-anak kurang mampu) juga sama dengan kita bisa menyambut Lebaran dengan bahagia dengan gembira,” ungkapnya dalam acara Gembira Bareng Anak Yatim di Ramadhan (Gebyar) 2019 di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Sabtu (18/05/2019)

Dijelaskannya penggalangan dana untuk belanja kebutuhan anak-anak yang disalurkan kepada anak kurang mampu dalam Gebyar 2019 merupakan bagian dari peran serta masyarakat untuk bisa peduli pada anak-anak yang kurang beruntung untuk berbagi dengan mereka merasakan kebahagiaan merayakan Lebaran.

“Saya berharap kegiatan seperti itu bukan hanya saat menyambut Lebaran, tapi mungkin bisa dilakukan di hari-hari besar lain, seperti Natal,” jelasnya

Ketua Harian LPAI Henny Adi Hermanoe mengatakan terhadap 175 anak itu diberikan santunan sebesar Rp500 ribu per orang yang digunakan untuk berbelanja keperluan untuk menyambut Lebaran.
Anak-anak tersebut ditemani berbelanja di Sarinah dengan menggunakan uang tersebut.

Pada Minggu (18/04/2019), sebanyak 126 anak dari total 175 anak diberikan uang santunan belanja itu, sementara sisanya akan diberikan uang santunan dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Donaturnya dari berbagai macam kalangan, seperti artis, ‘lawyer’ (pengacara), semuanya adalah sahabat dari (PT) Sarinah dan LPAI,” terangnya

Dia menuturkan anak-anak yang mendapat santunan tersebut berasal dari Sahabat Yatim Indonesia, Yatim Mandiri dan Rumah Aman Kementerian Sosial.

Direktur Utama PT Sarinah ( Persero) GNP Sugiarta Yasa mengapresiasi kegiatan itu dan mengajak masyarakat untuk terus peduli pada perlindungan anak dan berbagi kebahagiaan Lebaran bersama anak-anak yang kurang beruntung. Diakuinya ini kebahagiaan bagi kami, Sarinah sebagai pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang juga milik negara dan bekerja sama dengan LPAI.

“Ini tentu suatu kebanggaan sehingga anak-ank Indonesia tadi sehingga anak yang kurang mampu dapat berbelanja di pusat perbelanjaan kebanggaan kita semua,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.