Lens Juara dengan 10 Pemain, PSG Gagal Membalas Gol Thauvin di Final

RC Lens meraih kejutan besar pada awal musim sepak bola Prancis dengan menundukkan Paris Saint-Germain 1-0 dalam final Trophée des Champions 2026. Kemenangan di Stadion Bollaert-Delelis itu terasa lebih istimewa karena Lens bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-39.

Florian Thauvin menjadi pembeda melalui gol pada menit ke-32, sedangkan Robin Risser tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang PSG. Sang et Or pun mengangkat trofi setelah bertahan dari tekanan panjang juara bertahan Ligue 1 tersebut.

Awal Ideal bagi Dino Toppmöller

Gelar ini menjadi pencapaian langsung bagi Dino Toppmöller dalam debut kompetitifnya sebagai pelatih baru Lens. Toppmöller menggantikan Pierre Sage dan membuka masa tugasnya dengan kemenangan dalam laga perebutan trofi.

Pertandingan pada Minggu, 16 Agustus 2026, mempertemukan dua pemegang gelar domestik Prancis. PSG datang sebagai juara bertahan Ligue 1, sementara Lens berhak tampil setelah memenangi Coupe de France musim sebelumnya.

Bagi PSG, kekalahan ini menutup peluang menambah trofi kedua dalam sepekan setelah sebelumnya memenangkan Supercup Eropa. Ferran Torres, rekrutan baru bernilai 50 juta euro, belum dapat dimainkan karena batas waktu pendaftaran pemain telah berakhir sebelum proses transfernya rampung.

PeristiwaMenitDampak
Gol Florian Thauvin32Lens unggul 1-0
Kartu merah Kyllian Antonio39Lens bermain dengan 10 pemain
Kartu merah Nuno MendesMenjelang akhir lagaPSG juga bermain dengan 10 pemain

Gol Cepat yang Menentukan

Keunggulan Lens lahir dari serangan sederhana yang dijalankan secara efektif. Matthieu Udol mengirim umpan silang mendatar, lalu Thauvin menyelesaikannya dari jarak dekat untuk menaklukkan Matvey Safonov.

Gol tersebut mengubah arah pertandingan karena PSG harus mengejar skor sejak awal. Lens kemudian kehilangan Kyllian Antonio tujuh menit setelah gol itu akibat pelanggaran keras terhadap Maghnes Akliouche.

Kartu merah Antonio memberi PSG keunggulan jumlah pemain sepanjang sebagian besar babak kedua. Namun, Lens tetap menjaga susunan pertahanan dan tidak memberi ruang mudah bagi lini serang lawan.

Risser Menahan Tekanan PSG

PSG meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Desire Doue sempat mendekati gol, tetapi sepakannya hanya membentur mistar gawang.

Ousmane Dembele dan Nuno Mendes juga memperoleh peluang untuk mengubah kedudukan. Kedua upaya itu digagalkan oleh Risser yang tampil sigap di bawah mistar Lens.

Harapan PSG sempat muncul pada perempat akhir laga ketika Fabian Ruiz menjebol gawang Lens. Akan tetapi, VAR menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Tekanan PSG berlanjut hingga menit-menit akhir, tetapi pertahanan Lens tetap mampu mempertahankan keunggulan tipis. Situasi kedua tim kembali setara menjelang pertandingan selesai setelah Nuno Mendes menerima kartu merah karena menyikut Przemyslaw Skoras.

Trofi dan Pantauan Zidane

Kedua tim akhirnya mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain, dengan skor 1-0 tidak berubah untuk Lens. Hasil itu memperlihatkan kemampuan Sang et Or menjaga keunggulan meski berada dalam tekanan dan kalah jumlah pemain dalam waktu lama.

Kemenangan Lens turut disaksikan Zinédine Zidane dari tribun Stadion Bollaert-Delelis. Menurut L’Équipe, pelatih baru tim nasional Prancis itu hadir bersama asistennya, David Bettoni, untuk menjalani pemantauan resmi pertama.

Gol Thauvin dan ketangguhan Risser menjadi dua elemen utama di balik malam bersejarah bagi Lens. PSG, sebaliknya, harus menunda ambisi menambah koleksi piala meski menguasai tekanan setelah kartu merah Antonio.

Baca Juga