Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Laporkan Najwa Shihab, Intelektual Muda Ini Sebut Relawan Jokowi ‘Norak’

JAKARTA, koranindonesia.id – Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal atau Gus Sahal melontaekan kritiknya atas aksi relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan presenter Najwa Shihab ke polisi.

Lewat cuitan Twitternya Gus Sahal sebut aksi tersebut terkesan norak selain itu ia juga mengunggah beberapa foto tangkapan layar pemberitaan mengenai relawan Jokowi yang melaporkan Najwa Shihab karena acara wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
“Norak banget sih Relawan Jokowi Bersatu yang ngelaporin Najwa ke polisi,” kata Gus Sahal, dikutip Rabu (7/10/2020).
Gus Sahal menyebut cara yang dilakukan oleh para pendukung Jokowi dengan melakukan pembelaan terhadap Jokowi dengan melaporkan Najwa Shihab merupakan cara tidak bermutu.

Ia sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh para pendukung Jokowi tersebut, meski demikian, Gus Sahal mengaku bersyukur laporan tersebut ditolak oleh kepolisian.
Seperti diketahui, Polisi mengarahkan para relawan yang hendak mempolisikan Najwa untuk melaporkannya ke Dewan Pers, bukan kepolisian.
“Ini cara yang enggak mutu dalam belain Jokowi. Syukurlah ditolak polisi,” tuturnya.
Sebelumnya, kelompok Relawan Jokowi tersebut melaporkan Najwa Shihab yang dinilai telah merundung Menkes Terawan. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Sombarto.

“Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela presiden, karena Menkes Terawan adalah representasi dari Presiden Joko Widodo dan saatnya kami relawan bersuara karena kami takutkan kejadian Najwa Shihab akan berulang,” jelasnya.
Silvia juga mengaku bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya tersebut tidak diketahui oleh Menkes Terawan. Ia berdalih bahwa laporan itu dibuat atas dorongan mandiri selaku relawan Jokowi.

“Menteri ini adalah representasi dari Jokowi dan Presiden Jokowi adalah kami relawannya. Jadi apapun yang terjadi dengan presiden dan pembantunya ya kami harus bersuara,” pungkasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.