Banner sumsel

Bupati Lahat Bakal Benahi SDM PDAM

LAHAT, koranIndonesia.Id– Kondisi PDAM Tirta Lematang Lahat,  dinilai belum sembuh dari sakit. Keberadaan PDAM juga hingga saat ini belum mampu mengakomodir keinginan warga yang membutuhkan air bersih melalui jaringan perusahaan air minum milik Pemkab Lahat tersebut.

Hal itu diakui Bupati Lahat,  Cik Ujang,  SH. Menurutnya hingga kini PDAM Tirta Lematang Lahat,  belum maksimal dalam melayani masyarakat.

Cik Ujang,  yang baru beberapa bulan dilantik sebagai Bupati Lahat ini bertekad dan fokus dalam pembenahan perusahaan air bersih ini. Menurutnya,  keberadaan PDAM sangat dibutuhkan dan menjadi harapan semua warga.

“Ya kita ingin pelayanan air bersih kedepan mampu mengakomodir semua warga. Untuk itu akan kita benahi salah satunya SDM yang ada didalamnya. Jika tidak bisa bekerja hanya duduk saja akan kita pangkas. Apalagi, sejak lama kondisi PDAM kita tak kunjung membaik,”tegas Cik Ujang,  diwawancara, Senin (18/2/2019).

Cik Ujang mengaku sudah melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke PDAM Tirta Musi Palembang, untuk melihat seperti apa pengelolaan yang dilakukan sehingga keberadaanya bermanfaat bagi warga dan berkontribusi bagi daerah.

Dikatakan Cik Ujang,  PDAM Tirta Musi Palembang, tidak saja mampu mengalirkan dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga, namun  bisa menambah, pendapatan asli daerah (PAD). PDAM Palembang sudah mampu menghasilkan Rp 55 miliar.

“Pegawai PDAM Palembang itu bisa gajian sampai 24 kali dalam setahun,. Melalui bonus dan lainnya.  Tapi memang pegawainya profesional semua. Makanya kedepan saya pastikan selain akan pangkas pegawai yang tak bisa kerja tak ada pegawai titipan termasuk dari keluarga atau teman saya sendiri,” ungkapnya.

Ditambahkannya,  perbaikan PDAM Lahat akan dilakukan secara total,  konprehensif mulai SDM,  penambahan jaringan,  pipanisasi dan lainnya. “Untuk mengatahui itu semua, akan ada tim peninjau atau pendamping dari Kota Palembang.  Dari situ,  kita akan ketahui apa saja akar persoalan dan masalahnya.  Ya masih banyak warga yang belum bisa terlayani.  Makanya,  beri waktu kepada kami untuk membenahi dan kita targetkan pembenahan itu 1 hingga 3 tahun,”tuturnya. (sfr)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.