Banner sumsel

Lagi, Kericuhan Pecah Didepan Kantor Bawaslu, Kapolres Terus Berusaha Redamkan Aksi Massa 

JAKARTA,koranindonesia.id– Massa kembali menyerang polisi yang berjaga di depan Bawaslu terpantau aksi bakar-bakaran kembali terjadi, pelemoarab batu dan bakar petasan.

Pantauan koranindonesia.id di lokasi, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/05/2019) pada pukul 20.06 WIB, massa dan polisi kembali terlibat bentrokan. Massa melempari polisi dengan bebatuan dan petasan. Massa yang menyerang polisi berasal dari arah Jl KH Wahid Hasyim. Polisi sempat memukul balik massa dengan gas air mata.
Aksi pelemparan tersebut membuat Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mencoba menenangkan massa dengan berteriak-teriak menggunakan pengeras suara agar aksi anarkis dihentikan.
“Tolong, tolong, aparat kepolisian dan TNI sudah diam, tolong pak ustad tenangkan massanya, saya minta tolong,” teriaknya terus menerus menggunakan pengeras suara.
Namun teriakan Kapolres tidak diindahkan oleh pengunjukrasa, bahkan terus menerus melempari aparat kepolisian. Bahkan dalam aksi tersebut, tenda polisi yang berada di sebelah kiri gedung Bawaslu dibakar.
“Kami mohon jangan membuat anarkis, kami disini aparat kepolisian dan TNI sudah diam dan tidak melawan, jadi yang menjadi terpancing, tolong pak ustad redamkan emosi massa,” pintahnya kembali.
Namun, berselang waktu setengah jam tepatnya pukul 20.36 WIB massa sempat meredamkan amukannya, setelah beberapa ustad yang berorasi untuk tidak membuat keonaran. Meredamnya aksi massa yang melempari tersebut membuat suasana sempat aman, dan massa hanya berteriak-teriak untuk menyampaikan keinginan mereka.
“Terima kasih, kami polisi dan TNI juga masyarakat jadi tolong bantu kami jangan buat kerusuhan lagi, terima kasih,” tutup Kapolres Harry Kurniawan di depan gedung Bawaslu. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.