Banner sumsel

Kualitas Air Baku Berubah, Distribusi Air PDAM Berwarna

PALEMBANG, koranindonesia.id — Air bersihyang diterima pelanggan PDAM Tirta Musi berwarna dan menjadi keluhan sejak beberapa hari terakhir. Hal ini disebabkan menurunnya kualitas pada air baku yang berasal dari Sungai Musi. Meski demikian, produksi PDAM ini masih layak digunakan meski tidak sejernih biasanya.
Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, kualitas air baku berasal dari Sungai Musi yang disalurkan ke Karang Anyar, Rambutan, 3 Ilir dan Poligon mengalami penurunan kualitas.
Kualitas produksi air PDAM saat ini untuk PH air 6,8, NTU 1-2 dan TCU (Total Colour Unit) 10. Sementara biasanya dalam produksi air untuk TCU 1-2 tetapi sekarang sampai 10. Ini yang menyebabkan air yang diterima pelanggan berwarna.
Andi menegaskan air yang didistribukan ke pelanggan telah diuji laboratorium PDAM dan sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum.
Berdasarkan Permenkes 2010 itu PH air 6,5 – 8,5, maksimal NTU 5 dan TCU 15. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak khawatir, sebab sebelum didistribusikan, air tersebut dianalisa terlebih dulu.
“Ada keluhan masyarakat air kita berwarna dan terjadi endapan. Tapi kami tidak akan mengeluarkan produk air kita jika tidak sesuai dengan permenkes,” katanya, Rabu (15/5/2019). (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.