Banner sumsel

KPU Solo Temukan 800 Orang Meninggal Masuk di DPT

SOLO, koranindonesia.id – Sebanyak 800 orang telah meninggal dunia masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Temuan tersebut langsung dimasukkan ke dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.

Komisioner KPU Solo, Kajad Pamuji Joko Waskito mengatakan, pihaknya tengah melakukan perbaikan data DPT menyusul temuan tersebut. Temuan tersebut, terhitung hingga 20 Maret 2019 lalu. “Temuan ini baru saja. Saat ini tengah kami lakukan perbaikan (DPT),” terang Kajad, Selasa (2/4/2019) siang.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah temuan orang meninggal yang masuk dalam daftar DPT itu bertambah. Mengingat, saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran lebih lanjut.  “Kita juga berkoordinasi dengan Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) dalam merawatan DPT,” kata Kajad yang membidangi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Solo.

Dijelaskan, jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap kedua (DPTHP-2) di Kota Solo sebanyak  421.999 pemilih. Dari hasil pemeliharaan per awal April, daftar pemilih tambahan (DPTb) masuk dari luar kota sebanyak 4.059 pemilih. “DPTb keluar atau pindah memilih ke luar daerah sebanyak 2.947 pemilih. Perbaikan DPT ini diplenokan pada tanggal 3 April,” imbuh Kajad pula.

Ia mengatakan, jumlah TPS di Solo sebanyak 1.734 titik. Ada tambahan dua TPS baru di Pemilu 2019. TPS tersebut di Rutan Kelas 1A Solo dan RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. “Kita resmikan tambahan TPS baru itu dalam pleno besok,” pungkasnya.

(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.