Banner sumsel

KPU Palembang Dianggap Hilangkan 7.210 Suara

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Berdasarkan surat dakwaan jaksa yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, 5 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang telah menghilangkan hak pilih ribuan warga Palembang.

JPU Ursula Dewi menyebut, terdapat kekurangan 7.210 surat suara di 70 tempat pemungutan suara (TPS), yakni di 5 kelurahan kecamatan Ilir Timur II, yakni Kelurahan 1 Ilir, 2 Ilir, 5 Ilir, Lawang Kidul, dan Sungai Buah. Secara rinci terdapat kekurangan 59 surat suara di 1 TPS di Kelurahan 1 Ilir.

Kemudian di 2.847 surat suara di 28 TPS kelurahan 2 Ilir, 99 surat suara di 1 TPS kelurahan 5 Ilir, 937 surat suara di 8 TPS kelurahan Lawang Kidul, dan kekurangan 3.268 surat suara di 32 TPS kelurahan Sungai Buah.

Pada beberapa TPS tersebut saat melangsungkan pemungutan suara ditemukan beberapa warga pemilih menginginkan agar pemungutan suara dihentikan terlebih dahulu karena terjadi kekurangan kertas suara.

 

Keinginan tersebut telah disampaikan secara lisan oleh para KPPS kepada PPS yang diteruskan kepada PPK. Menurut PPK telah dimintakan petunjuk kepada komisioner KPU Palembang yang memberikan petunjuk agar pemungutan suara tetap dilaksanakan.

 

Jaksa mendakwa, terjadinya kekurangan surat suara diakibatkan KPU Kota Palembang tidak memastikan terlebih dahulu surat suara yang dikirim ke TPS-TPS telah sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

 

Padahal komisioner sepatutnya bertanggung jawab mengetahui dan memastikan surat suara tidak kurang. Oleh karena itu perbuatan mereka para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 554 dan 510 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.