KPU : Jangan Memilih Karena Diberi Uang, Pilih Sesuai Hati Nurani

JAKARTA,koranindonesia.id-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berharap kepada perempuan untuk tidak memilih calon karena diberi uang, tetapi pilih yang terbaik. Pilihlah pemimpin yang mampu menciptakan harapan besar ibu-ibu.

Hal itu disampaikan saat sosialisasi pemilu di hadapan pemilih perempuan di GOR Bulungan, Jakarta pada Sabtu (6/04/2019). Dikatakannya pemilu memang tidak mudah, tetapi penting bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpinnya sendiri.

“Ingat yah ibu-ibu jangan karena uang, sembako dan lain-lain, ibu-ibu langsung pilih, pilihlah sesuai dengan hati nurani,” ungkapnya dalam pemaparannya.

Ditambahkannya semua rakyat tidak dapat menghindar untuk tidak terlibat di dalam pemilu. Pemilu 2019 yang dilaksanakan pada 17 April memang berbeda dengan pemilu sebelumnya, kali ini masyarakat tidak hanya akan memilih presiden tetapi juga memilih anggota legislatif dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

“Kalau enggak mau milih maka yang terpilih orang-orang yang tidak baik, maka yang rugi siapa, pasti kita sebagai rakyat,” jelasnya.

Untuk itu, Arief menyarankan masyarakat untuk mengikuti kampanye cara calon, agar dapat memilih pemimpin yang sesuai dengan harapan masing-masing. Tujuannya agar mendapat pemimpin yang benar-benar pilihan rakyat.

“Kan kita puas, kalau mendapat pemimpin yang benar-benar kita pilih, bukan karena sogokan dan lain sejenisnya lah,” terangnya.

Sementara direktur eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir mengatakan masih ada masyarakat yang menentukan pilihannya dari duit yang dia terima. Dia pun mengimbau untuk menolak pemberian tersebut, karena menerima uang tersebut maka masyarakat akan menjadi korban politik.

“Dari praktik tersebut akan muncul anggota DPR yang korupsi, karena mereka telah menggelontorkan uang untuk dipilih maka mereka akan mencari cara untuk mengembalikan uang tersebut,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.