Banner sumsel

KPK Terima Uang Hasil Ganti Rugi Tanah Milik Koruptor Setyo Novanto

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) menerima uang Rp 6,4 miliar dari pembayaran ganti rugi tanah Setya Novanto di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, sejumlah tersebut menjadi bagian untuk melunasi uang pengganti korupsi e-KTP yang dibebankan kepada Novanto.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan kantor BPN Bekasi telah membayarkan uang pengganti untuk tanah Setya Novanto yang dilewati jalur kereta cepat Bandung-Jakarta sebesar Rp 6.435.322.000. Uang tersebut sudah diserahkan via rekening KPK dan nantinya disetorkan ke kas negara.

“KPK bakal menyerahkan sertifikat tanah tersebut yang sebelumnya diserahkan istri Novanto, Deisti Astriani Tagor ke BPN Kota Bekasi,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Diakui Febri siang ini pukul 13.00 WIB, Senin (12/11/ 2018), Tim Jaksa Eksekusi dari Unit Labuksi KPK (Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi) akan menyerahkan sertifikat tanah Setya Novanto pada BPN Kota Bekasi sebagai tindak lanjut pembayaran uang ganti rugi atas tanah Setya Novanto di Jatiwaringin.

“Unit Labuksi KPK akan menyerahkan sertifat tanah milik Setyo Novanto langsung ke BPN Bekasi,” tandasnya.

Dalam kasus ini, Novanto divonis bersalah dalam kasus korupsi e-KTP dan dihukum 15 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, hak politik mantan Ketua Umum Golkar tersebut dicabut selama 5 tahun.

Dia juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta. Dengan uang Rp 6,4 miliar ini, Novanto berarti telah mencicil sebanyak 5 kali dengan rincian, Rp 5 miliar dititipkan saat penyidikan, USD 100 ribu, Rp 1,1 miliar disita dari rekening Novanto, Rp 862 juta disita dari rekening Novanto, Rp 6,4 miliar dari pembayaran ganti rugi tanah di Jatiwaringin. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.