Banner sumsel

KPK Tahan 6 Tersangka Kasus Suap Meikerta

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dan menahan 6 tersangka kasus suap proyek Meikerta ke Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan penahanan tersangka dilakukan di sejumlah lokasi. Tersangka diamankan karena melakukan kasus suap soal perizinan Meikarta.

“Tersangka kita lakukan penahan selama 20 hari pertama. Kita tahan karena terbukti melakukan kasus suap dan merugikan negara,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Dipaparkan Febri tersangka ditahan di beberapa lokasi antara lain di Polres Jakarta Selatan tersangka Fitra Djaja Purnama (konsultan Lippo Group), Dewi Tisnawati (Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi).

Kemudian di Polres Jakarta Timur, tersangka Henry Jasmen (pegawai Lippo Group), Sahat MBJ Nahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi). Polres Jakarta Pusat, tersangka Taryadi (konsultan Lippo Group), dan Jamaludin (Kadis PUPR Bekasi).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 9 tersangka. Selain 6 orang tersebut, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan Neneng Rahmi, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Para tersangka yang berasal dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima uang Rp 7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta. Uang itu merupakan bagian dari commitment fee fase pertama senilai Rp 13 miliar. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.