Banner sumsel

KPK Periksa Saksi Idrus Marham Kasus PLTU Riau-1

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa satu pejabat sebagai saksi proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah membenarkan KPK akan memeriksa saksi baru dalam kasus suap PLTU Riau-1. Pejabat tersebut bernama Yanar Siswanto, pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) yang bertugas di kantor Wilayah Jakarta, Senayan.

“Beliau diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kontrak kerja sama proyek pembangunan PLTU Riau-1,” katanya dalam keterangan pers, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Dijelaskan Febri, Yanar akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Sebab diketahui Yanar pernah melakukan komunikasi dengan Idrus dalam proyek PLTU Riau-1.

“Mudah-mudahan dengan dipanggilnya saksi Yanar bisa mendapat keterangan mengenai Idrus Marham,” terangnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Yakni, Idrus Marham, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, dan seorang pengusaha bernama Johannes B Kotjo.

Idrus dan Eni disangkakan KPK telah menerima duit pelicin atau fee dari Kotjo selaku pemegang saham dari Blackgold Natural Resources yang merupakan salah satu konsorsium pelaksana proyek PLTU Riau-1.

Saat ini, penanganan perkara Kotjo sudah dilimpahkan KPK ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Sedangkan Eni dan Idrus masih menjalani proses pemeriksaan di KPK. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.