Banner sumsel

KPK Periksa Ketua dan 3 Anggota DPRD Jambi

JAKARTA,koranindonesia.Id-KPK memeriksa Ketua DPRD Jambi Cornelis Buston dan 3 anggota lainnya terkait kasus dugaan suap uang ketuk palu pengesahan APBD Jambi, keempatnya dipanggil sebagai tersangka.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan keempatnya dipanggil sebagai tersangka. Tiga tersangka lainnya yakni Wakil Ketua DPRD Jambi AR Syahbandar, Chumaidi Zaidi (Wakil Ketua DPRD Jambi), dan anggota DPRD Jambi, Parlagutan Nasution.

KPK sebelumnya sudah memeriksa ketiga tersangka itu di Polda Jambi. Saat itu, mereka ditanyai soal aliran duit yang diduga sebagai suap untuk pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018. Dalam kasus ini total ada 13 tersangka yang ditetapkan KPK.

“Ke 13 orang itu terdiri dari 12 anggota DPRD Jambi dan 1 orang swasta,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (21/02/2019).

Para anggota DPRD Jambi yang jadi tersangka diduga mengumpulkan para anggota fraksi di DPRD Jambi terkait pengesahan APBD. Mereka diduga menerima jatah Rp 400 juta hingga Rp 700 juta per fraksi atau Rp 100 hingga Rp 200 juta per orang. Total dugaan suap untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017 senilai Rp 12,9 miliar dan untuk RAPBD 2018 senilai Rp 3,4 miliar.

“Uang suap itu sebagian diduga berasal dari pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang,” terangnya. Asiang diduga memberi Rp 5 miliar ke eks Plt Kadis PUPR Jambi Arfan yang telah jadi tersangka sebelumnya. Uang tersebut itulah yang kemudian diberikan Arfan ke para anggota DPRD Jambi yang kini jadi tersangka.

“Pemeriksaan ini untuk mendalami kasus para tersangka, mudah-mudahan dari empat tersangka dapat bukti baru,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.