Banner sumsel

KPK Periksa Dua Angota DPRD Kalteng Terkait Suap Limbah Sawit

JAKARTA,koranindonesia.Id-Dua anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dipanggil penyidik Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) untuk saksi Willy Agung Adipradhana, Keduanya diminta memberikan keterangan terkait kasus suap soal fungsi pengawasan limbah sawit

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan kedua saksi tersebut bernama Anggoro Dwi Purnomo dan Lodewik Christoper Iban yang menjabat sebagai anggota komisi B DPRD Kalteng. Sementara tersangka Willy adalah CEO PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) wilayah Kalteng bagian utara.

“Hari kedua saksi akan diminta keterangan oleh penyidik mengenai tersangka Willy, karena dinilai mengetahui kasus suap soal fungsi pengawasan limbah sawit ini,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 7 tersangka termasuk Willy. Sedangkan, enam tersangka lainnya yaitu Ketua Komisi B DPRD Kalteng Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng Punding LH Bangkan, Anggota Komisi B DPRD Kalteng Arisavanah, Anggota Komisi B DPRD Kalteng Edy Rosada, Dirut PT BAP atau Wadirut PT SMART (Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradja, Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy.

Kasus suap yang berjumlah Rp 240 juta diberikan agar DPRD Kalteng tidak menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan. Saat ini jug  KPK sedang mendalami dugaan pemberian lain dari PT BAP kepada anggota DPRD Kalteng. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.