Banner Pemprov 17 Agustus

KPK Periksa Anggota DPR RI Fraksi PKB Saksi Kasus Proyek PUPR 

 

JAKARTA,koranindonesia.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periksa anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fathan saksi dalam penyidikan kasus korupsi menerima hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun Anggaran 2016.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa anggota DPR RI dari Fraksi PKB Fathan sebagai saksi untuk tersangka Hong Artha John Alfred (HA). Dikatakannya selain Fathan, KPK juga memanggil satu saksi lainnya untuk tersangka Hong Arta, yaitu Jailani dari unsur swasta atau mantan tenaga ahli anggota DPR RI.
“Hong Arta merupakan Direktur atau Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group).
Hong Arta ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Juli 2018 lalu. Ia merupakan tersangka ke-12 dalam kasus di Kementerian PUPR tersebut,” ungkapnya kepada wartawan, saat dikonformasi,  di Jakarta, Selasa (13/08/2019)

Febri menjelaskan Hong Arta memberikan suap kepada Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary senilai Rp10,6 miliar dan juga memberikan suap kepada mantan anggota DPR RI 2014-2019 dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti sebesar Rp1 miliar.

Dalam kasus itu, Amran telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 4 bulan kurungan karena menerima Rp2,6 miliar, Rp15,525 miliar, dan 202.816 dolar Singapura.

“Selain itu, Damayanti juga telah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima 278.700 dolar Singapura dan Rp1 miliar,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.