Banner sumsel

KPK Panggil Tiga Saksi Dugaan Suap DPRD Sumut

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap di DPRD Sumatra Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019. 

Jumat (5/10/2018) KPK memanggil tiga anggota DPRD Sumut periode 2014-2019, yaitu Mulyani, Sopar Siburian, dan Guntur Manurung. Selain itu, KPK juga memanggil Staf Honorer DPRD Sumut, Jubel Togatorop, Staf Fraksi Hanura Aida, serta Komisaris PT Hafis Wisata Mustafa. 

“Semua yang diperiksa dijadikan saksi untuk tersangka Rijal Sirait,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (5/10/2018) kepada wartawan.

Pemeriksaan para saksi dijadikan KPK untuk mendalami informasi terkait aliran dana dan peran Rijal. 

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 38 tersangka. Mereka diduga kuat menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho masing-masing senilai Rp300-350 juta. 

Suap dari mantan gubernur Sumatra Utara Gatot tersebut diduga terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Atas perbuatannya, 38 tersangka tersebut disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b, atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo pasal 64 ayat 1, dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.