Banner sumsel

KPK Bekuk Tersangka Korupsi Nur Muhammad, Buronan Polda Lampung

JAKARTA,koranindonesia.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) membekuk tersangka korupsi bernama Nur Muhammad, yang ditetapkan sebagai buronan oleh Polda Lampung.

Kepala Biro Hukum KPK Febri Diansyah mengatakan pelaku ditangkap di sebuah rumah kos yang berada di Kompleks Villa Melati Mas Blok SR 29 No.7, Serpong, Tangerang Selatan. Dikatakannya penangkapan terjadi pada Minggu (5/05/2019) pagi. Menurutnya, Nur Muhammad telah ditetapkan sebagai buron sejak Desember 2018 lalu.

“Setelah ditangkap, NM diamankan di Mapolres Tangsel, Banten. Berikutnya akan dibawa ke Bandar Lampung dan dilakukan tindakan hukum selanjutnya oleh Penyidik Polda Lampung,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Minggu (5/05/2019).

Dijelaskannya Nur Muhammad merupakan Wakil Direktur CV Mika Kharisma yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan peralatan olahraga pada 2016. Ia merupakan penyedia barang dan jasa dalam perkara yang menyebabkan kerugian Rp1.008.428.319.

“NM merupakan tersangka perkara tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan peralatan olahraga SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2016,” terangnya.

Penangkapan terhadap Nur Muhammad, berawal dari permintaan fasilitasi yang datang ke KPK. Setelah mendapatkan informasi keberadaan Nur Muhammad, KPK segera melakukan koordinasi dengan Polres Tanggerang Selatan.

Dalam perkara ini Nur Muhammad disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bersama dengan dua tersangka lainnya, yakni Y selaku PPK dan ZR selalu pemilik modal.

Nur Muhammad merupakan Wakil Direktur CV Mika Kharisma yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan peralatan olahraga pada 2016. Ia merupakan penyedia barang dan jasa dalam perkara yang menyebabkan kerugian Rp1.008.428.319.

“NM merupakan tersangka perkara tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan peralatan olahraga SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2016,” tegasnya.

Penangkapan terhadap Nur Muhammad, berawal dari permintaan fasilitasi yang datang ke KPK. Setelah mendapatkan informasi keberadaan Nur Muhammad, KPK segera melakukan koordinasi dengan Polres Tanggerang Selatan.

“NM disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bersama dengan dua tersangka lainnya, yakni Y selaku PPK dan ZR selalu pemilik modal,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.