Banner sumsel

Kotjo Beberkan Penerima Uang Suap PLTU Riau-1

JAKARTA,koranindonesia.Id-Pemegang saham Blakgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo didakwa menyuap Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar (saat itu) Idrus Marham senilai Rp4,75 miliar.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan terhadap Kotjo, dirinya membeberkan siapa-siapa yang menerima uang suap PLTU Riau-1. Tujuan memberi uang suap tersebut agar Kotjo bisa mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

Selain mendapat proyek PLTU Riau-1 itu, uang yang diberi juga untuk mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP), PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company (CHEC), Ltd.

“Ada delapan orang yang menerima uang dari saya, mereka yang menerima nilainya berbeda-beda,” kata Kotjo dalam persidangan.

Delapam orang yang menerima Fee itu akan dibagikan kepada:
1. Kotjo sendiri sebesar 24 persen atau sekitar 6 juta dolar AS
2. Setya Novanto sebesar 24 persen atau sekitar 6 juta dolar AS
3. Andreas Rinaldi sebesar 24 persen atau sekitar 6 juta dolar AS
4. CEO PT BNR Ltd Rickard Philip Cecile sebear 12 persen atau sekitar 3,125 juta dolar AS
5. Direktur Utama PT Samantaka Batubara Rudy Herlambang sebesar 4 persen atau sekitar 1 juta dolar AS
6. Chairman BNR Ltd Intekhab Khan sebesar 4 persen atau sekitar 1 juta dolar AS
7. Direktur PT Samantaka Batubara James Rijanto sebesar 4 persen atau sekitar 1 juta dolar AS
8. Pihak-pihak lain yang membantu sebesar 3,5 juta dolar AS atau sekitar 875 ribu dolar AS.

Sementara juru bicara KPK Febri Diansyah berharap delapan orang yang menerima fee kasus PLTU Riau-1 segera mengembalikan uang yang diterima. Tujuannya, agar mempermudah tugas KPK untuk memproses hukum yang berjalan.

“Saya harapkan orang-orang itu segera mengembalikan uang tersebut, karena kami akan memanggil orang-orang yang mendapatkan fee suap PLTU Riau-1 seperti yang diakui Kotjo,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.