Banner sumsel

Kota Palembang akan Maksimalkan Pendapatan di Sektor Parkir

PALEMBANG,koranindonesia.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan sunguh-sunguh menangani permasalahan terkait  pengelolaan parkir sebab  dapat berdampak menurunkan pendapatan asli daerah (PAD) kalau tidak diawasi dengan ketat.

Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, masalah kantung parkir, tarif parkir hingga pengelolaannya saat ini menjadi persoalan yang perlu ditangani serius oleh pemerintah. Pasalnya, bila lahan parkir ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dapat merugikan PAD.

“Kita sedang membuat kantung-kantung parkir baru, salah satunya adalah untuk di wilayah jalan Merdeka. Di mana, kami akan membuat kantong parkir baru di belakang Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II,” jelasnya.

Dengan adanya kantung parkir baru tersebut, pihaknya berharap agar tidak ada lagi parkir berlapis di kawasan jalan Merdeka yang menyebabkan kemacetan. “Khususnya parkir pegawai Pemkot di kanan dan kiri sisi jalan Kantor Setda Kota Palembang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada disekitarnya,” tuturnya.

Tidak hanya masalah parkir di seputaran jalan Merdeka dan seputaran Benteng Kuto Besak (BKB) serta 16 Ilir yang menjadi pengawasan. Pemkot tengah mengupayakan tidak ada lagi tarif parkir di luar Perda yang ditarik oleh juru parkir.

“Sekarang gate sudah kita buat. Setelah itu akan kita tata lahan parkir yang tersedia. Jadi tamu di jalan Merdeka bisa parkir juga di sana,” sambungnya.

Kedepan, lanjut dia, Pemkot bakal terus melakukan penataam terkait pengelolaan terhadap parkir di Palembang. Salah satunya dengan melakukan revisi Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang yang mengatur soal parkir.

Di mana, revisi terhadap Perda Parkir nomor 16/2011 tersebut, akan menjadi rujukan terbaru penanganan parkir di Palembang, mulai dari tarif hingga transparansi pengelolaan.

“Perda nomor 16 itu juga sudah sangat lama. Dan perlu ada perubahan yang diaesuaikan dengan kondisi sekarang. Salah satunya adalah terkait tarif parkir,”ujarnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.