Banner Pemprov 17 Agustus

Korban Orientasi Sekolah Bertambah 

PALEMBANG, koranindonesia.id – Korban kasus kekerasan yang terjadi di SMA Taruna Indonesia, Senin (15/7) bertambah. Wiko Jeriyanda (16) masih terbaring dengan  kondisi kritis di RS Karya Asih Lebong Gajah. Kejadian inipun diadukan orang tua korban, Suwito (44) ke Mapolresta Palembang.

Suwito yang didampingi kuasa hukumnya, Firli Darta dan rekan mengatakan, anak kliennya bernama Wiko Jeriyanda, termasuk salah satu korban kekerasan yang sama saat berada di SMA Taruna Indonesia, Jalan Pendidikan Kecamatan Sukarami pada Sabtu (13/7) pukul 14.00 WIB.

“Kita lapor terkait  kekerasan yang menimpa anak klien kita sudah diterima anggota kita secara lisan, kini kami masih menunggu tindak lanjut polisi,” ujar kuasa hukum korban, Firli Darta SH.

Disinggung mengenai kronologis kejadian, Firli menambahkan kliennya mendapat kabar dari sekolah bahwa anaknya sudah berada di rumah sakit.

“Tepatnya saat menjalani MOS pada Sabtu (13/7) pukul 14.00 WIB klien kita mendapat kabar kalau anaknya sudah dibawa ke rumh sakit Karya Asih Lebung Gajah. Ketika didatangi, kondisinya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kini masih dalam kondisi kritis. Kalau diperhatikan, ditubuh korban banyak terdapat luka memar ditubuh,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH melalui Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar A Sukmana, didampingi Kasubag Humas, Iptu Tohirin membenarkan adanya laporan lisan tersebut.

“Laporannya memang ada, sekarang masih kita rangkum guna mencari alat bukti yang cukup,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH melalui Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar A Sukmana, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya. (fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.