News

Kontroversi Ranperda KTR: Pedagang Tolak Aturan Penjualan Rokok

koranindonesia.id – Wakil Ketua Bapemperda DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak menilai Ranperda KTR sulit diterapkan di lapangan.
Ia menilai aturan penjualan rokok dalam radius 200 meter dari sekolah berpotensi menimbulkan masalah.
Dia menyampaikan bahwa banyak pedagang sudah membuka usaha lebih dulu dibanding sekolah di sekitar mereka.
Ia mengungkapkan pandangannya dalam Rapat Bapemperda pada Jumat siang.
Dia menilai aturan itu akan membingungkan pedagang kecil yang kesulitan menyesuaikan lokasi usaha.
Ia juga menilai jarak 200 meter terlalu ketat untuk wilayah padat penduduk seperti Jakarta.

“Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat dalam Karung di Cikupa“

Jhonny Mengingatkan Risiko Benturan dengan Penegak Hukum

Jhonny memperkirakan aturan ini bisa memicu benturan dengan aparat penegak hukum.
Ia menilai banyak pedagang tidak mampu memenuhi aturan zonasi yang terlalu sempit.
Dia menyatakan Perda itu bisa kehilangan fungsi karena aturan terlalu sulit dijalankan.
Ia mempertanyakan kemampuan Satpol PP mengawasi pelaksanaan aturan yang sangat detail.
Dia mengingatkan bahwa penyusunan regulasi harus melihat kondisi sosial di lapangan.
Ia meminta pembahasan Ranperda mengikuti realitas masyarakat yang menggantungkan hidup dari usaha kecil.

APPSI Tegaskan Penolakan Aturan Penjualan Rokok

Dewan Pembina APPSI Ngadiran menyampaikan penolakan terhadap pasal larangan penjualan rokok di Ranperda KTR.
Ia menilai aturan zonasi 200 meter akan memukul pendapatan pedagang pasar rakyat.
Ia menyatakan bahwa pedagang sudah menghadapi tekanan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.
Ngadiran mencatat bahwa Pemda DKI mengelola 146 pasar aktif dengan 110.480 pedagang terdaftar.
Ia meyakini ratusan ribu pedagang bisa kehilangan mata pencaharian jika aturan diterapkan.
Dia meminta pemerintah mengecualikan pasar rakyat dari kategori tempat umum dalam penerapan KTR.
Ia menilai pedagang pasar adalah aset yang membutuhkan perlindungan, bukan tekanan aturan.

Pedagang Kaki Lima Minta DPRD Menunda Pengesahan

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Ali Mahsun meminta DPRD meninjau ulang Ranperda KTR.
Ia menolak aturan penjualan rokok eceran, larangan pemajangan, dan zonasi 200 meter.
Dia menilai aturan itu mengancam pendapatan harian pedagang kecil.
Ia menyampaikan permohonan itu dalam pertemuan dengan Bapemperda DKI.
Dia meminta wakil rakyat memperhatikan kondisi ekonomi yang menekan masyarakat kecil.
Ia menilai aturan itu akan memperluas kesulitan pedagang kecil yang bergantung pada penjualan harian.

Ali Mahsun Minta DPRD Mengutamakan Kepentingan Rakyat

Ali meminta anggota dewan membuka mata terhadap beban ekonomi rakyat kecil.
Ia mengingatkan bahwa keputusan politik harus mendukung kepentingan masyarakat luas.
Dia menilai penerapan aturan tanpa mempertimbangkan kondisi nyata bisa merugikan banyak pihak.
Ia meminta DPRD mengutamakan nurani dalam setiap keputusan yang berdampak langsung pada rakyat.
Dia juga mengingatkan agar kekuasaan tidak digunakan untuk memaksakan aturan yang tidak berpihak.

Berbagai Komunitas Turut Menyuarakan Penolakan

Sejumlah kelompok masyarakat juga menyatakan penolakan terhadap Ranperda KTR.
Kowarteg Nusantara hadir untuk menyampaikan kekhawatiran para pelaku usaha kecil.
Komunitas Warteg Merah Putih menyuarakan keresahan dari para pemilik warung makan.
APPSI ikut menegaskan penolakan bersama Pandawakarta dan UMKM Remojong.
Kelompok-kelompok itu menilai aturan KTR berpotensi menghilangkan pendapatan ribuan keluarga.
Mereka berharap DPRD mempertimbangkan ulang aturan yang berdampak luas pada pelaku UMKM.

“Baca Juga: Gibran Disambut Meriah dengan Tarian Pantsula di Johannesburg“

aatoto aatoto aatoto Mposakti Link Alternatif aatoto AATOTO aatoto login aatoto Ligajawara gates of olympus Situs Resmi Aatoto Telegram Aatoto Aatoto Link Alternatif AAtoto Official aatoto aatoto aatoto login situs slot gacor toto 4d gacor SLOTGACOR ligajawara168 digital SLOTTHAILAND LIGAJAWARA168 SLOTTHAILAND SLOTTHAILAND ligajawara168 ligajawara168 motoslot LIGAJAWARA168 ligajawara168 ligajawara168 AATOTO judi bola online Jurnal Berita Pendidikan Stmik time Medan aatoto Slot Hoki Ligajawara168 SV388 Sabung Ayam AAtoto SV388 Sabung Ayam Slot777 Gacor judi bola sbobet Judi Bola Judi Bola Slot Gacor mposakti Situs Slot Gacor SV388 SBOBET slotthailand Slot 777 Judi Bola Judi Bola Online mposakti Pasti Bayar CAS55 Judi Bola CAS55 MPOSAKTI mposakti aatoto MPOSAKTI MPOSAKTI MPOSAKTI Berita Daerah Izin Daerah aatoto Pumpernickels German Restaurant Mposakti Aatoto Motoslot Motoslot Mposakti Aatoto Mposakti mposakti mposakti mposakti Ligajawara168 https://www.ligajawara168.org stitpayakumbuh Mahjong Ways Mahjong Ways Mahjong Ways RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE

Partner Kita