Bhintan Shalawat

Komponen Pagar Pengaman Tol Dicuri, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta

BOYOLALI, koranindonesia.id – Ratusan pagar pengaman ruas tol atau yang biasa disebut dengan guard rail di kawasan Kiringan, Kabupaten Boyolali mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi ini lantaran ada komponen yang dicuri.

Officer Enginer PT Waskita Karya Iswahyudi mengatakan, komponen yang hilang dicuri yakni sebanyak 117 post atau tiang penyangga pagar serta 353 block post atau besi penyambung tiang dengan pagar. Satu tiang penyangga berbahan besi baja berukuran setinggi satu setengah meter, sementara block post selebar 30 cm.

Akibatnya, sejumlah pagar yang komponennya dicuri melengkung. Di salah satu titik, tepatnya di sekitar overpass Kiringan, pagar pembatasnya sampai ambrol. Padahal pada pemeriksaan yang dilakukan akhir pekan lalu, pagar pengaman tersebut masih utuh. Selain di ruas tol, pencurian juga dilakukan di pagar pengaman overpass Kiringan III, dimana beberapa post dan block post raib. “Indikasi pencuriannya terjadi sekitar dua bulan lalu. Jika ditotal, kerugian mencapai ratusan juta mengingat bahan yang digunakan untuk guard rail ini tidak sembarangan,” terang Iswahyudi, Kamis (28/3/2019) siang.

Untuk menghindari kecurigaan, kata Iswahyudi, pencurian komponen dilakukan secara cermat. Misal dalam satu paket pagar sepanjang empat meter, pencuri hanya mengambil satu dari tiang penyangga secara selang-seling, sehingga kondisi pagar tetap terlihat utuh dan masih kuat menopang pagar.

Berdasarkan laporan dari Trans Marga Jateng (TMJ), saat melakukan patroli pernah memergoki seseorang di area kawasan tol. Namun, saat didekati memilih kabur. Dari pemeriksaan, ternyata pencuri terindikasi masuk ruas tol dengan merusak duri pagar pembatas jalan tol. Sebab di dekat titik-titik pencurian, terdapat kawat berduri yang dipotong.  “Dampaknya bisa sangat berbahaya kalau pagar pengaman ini rusak,” sebutnya.

Dari pemerikaaan menyeluruh yang dilakukan, pencurian di ruas tol Solo – Semarang terdiri dari empat seksi, yakni seksi A hingga D. Pencurian hanya tetjadi di ruas tol yang masuk wilayah Kiringan hingga Mudal yang masuk seksi C. “Kemarin sudah laporan awal ke polisi. Hari ini kita melakukan check list, data, serta estimasi kerugian untuk melengkapi laporan,” ungkap Iswahyudi.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto menyatakan, akan segera menindaklanjuti kasus pencurian tersebut. “Kita akan segera melakukan olah TKP,” tandasnya.

(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.