Banner sumsel

Komplotan Perampok Tauke Sawit Sungai Lilin Ditembak Polisi

SEKAYU, koranindonesia.id – Jajaran Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) bersama Polsek Sungai Lilin, kembali berhasil menangkap lima pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada 28 Oktober 2018 lalu, di Dusun III Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba.

Korban perampokan yakni Sujito Bin Prapto yang merupakan salah tauke kelapa sawit di desa tersebut, terpaksa harus merelakan hartanya digasak para pelaku. Atas kejadian tersebut, uang sejumlah Rp400 juta dan emas sebanyak 40 suku berhasil dibawa kabur komplotan pelaku.

“Berbekal laporan dari korban, anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku. alhasil kelima pelaku berhasil diamanakan di tempat berbeda,” kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti kepada wartawan, Selasa (27/11/2018).

Dikatakan orang nomor satu di Polres Muba ini, dari tangan pelaku anggotanya berhasil mengamankan lembaran baju kaos, baterai ponsel, topi, sandal, uang tunai Rp20 juta yang diduga merupakan sisa hasil rampokan, 1 unit sepeda motor honda vario BG 2707 BAJ, serta barang bukti lainya.

“Modus yang mereka lakukan dengan cara mendobrak pintu rumah korban dengan menggunakan kayu, kemudian masuk dan langsung menodongkan senjata api ke korban dan pelaku mengikat korban dengan tali,” terang Kapolres.

Kelima pelaku yakni Alasun Tamamu (34), Narto (31), Sutonik (33), Sarwono (35), dan Sugeng Purwanto (34), kelimanya warga Kecamatan Sungai Lilin, diringkus ditempat dan waktu terpisah. Dimana tiga pelaku diberikan tindakan tegas terukur yakni ditembak pada bagian kaki.

Penangkapan terhadap para pelaku ini dilakukan hampir tiga minggu lebih. Dibawah pimpinan Kanit Pidum Polres Muba Iptu Dedy Hariyanto, berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Sutonik di Desa Sukadamai Baru, B5.

Berbekal hasil pengembang dari tersangkat Sutonik itu, selanjutnya tim gabungan mengamankan tersangka Narto di kebun karet Desa Keluang, Bentayan, Kabuapten Banyuasin. Sedangkan, tersangka lainnya yakni, Sugeng Purwanto berhasil diamankan di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin.

Penangkapan pelaku lainya yaitu Sarwono dilakukan di Provinsi Jambi tepatnya di Jalan Poros Desa Bakti Mulya, Unit 5, Kecamatan Sungai Bahar, dengan dibantu oleh personel dari Polsek Sungai Bahar. Sementara satu pelaku lainnya Alasun Tamamu menyerahkan diri Ke Polsek Sungai Lilin.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Muba, selanjutnya akan dilakukan pengembangan. Mereka kita kenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara,” imbuhnya.

Sementara itu, saat diwawancarai oleh awak media mengenai penggunaan senjata api, salah satu pelaku Alasun Tamamu menuturkan, senjata tersebut merupakan milik pelaku Sarwono.

“Saya tidak tahu dia (Sarwono) dapat senjata dari mana, dia yang gunakan. Dia juga yang masuk ke dalam rumah dan menemukan uang korban di dalam lemari sebanyak Rp400 juta dan emas,” bebernya.

Sedangkan pelaku Narto mengaku, bahwa dirinya diajak oleh pelaku Sarwono untuk merampok. “Saya cuma diajak ikut saja. Ini baru pertama kali saya lakukan, uangnya sudah habis pak untuk berfoya-foya,” tukasnya.

(sts)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.