Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba Bayar Pajak

Komitmen Mendagri, Membina Aparatur Pemerintah Desa

Jakarta,koranindonesia.id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian berkomitmen semaksimal mungkin, dalam membina tata kelola pemerintahan desa agar semakin baik.

“Kami sangat support, terutama dalam pembinaan aparatur pemerintah desa. Sedangkan untuk mengelola anggarannya, programnya apa kita serahkan sepenuhnya kepada Bapak Mendes,” kata Mendagri dalam keterangannya, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, seorang kepala desa yang notabene adalah pejabat yang dipilih langsung oleh rakyat mesti dibekali dengan berbagai pengetahuan, dan kecakapan untuk mengelola pemerintahan.

Mendagri menegaskan agar pengelolaan pemerintah desa harus dijalankan sesuai konsep manajemen pemerintahan yang profesional.

Hal ini harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa yang mumpuni, yang ditopang oleh latar belakang pendidikan yang baik.

“Ilmu-ilmu dasar tentang pemerintahan, cara pengelolaan keuangan yang benar, bagaimana mengawasi dan mengevaluasi, memerlukan ilmu tersendiri. Termasuk juga bagaimana bisa menangkap peluang di desanya dan potensi apa yang bisa dikembangkan,” urainya.

Ia menambahkan, dengan pembinaan yang memadai diharapkan aparatur desa mampu berpikir dan memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni.

Sehingga dapat mengelola pemerintahan di desa, termasuk mengelola anggaran untuk pembangunan di desa.

“Kita harapkan mereka juga memiliki kemampuan olah pikir sebagai intelektual, cara berpikir ilmiah. Mengubah cara pikir yang non scientific atau tidak ilmiah menjadi pola pikir yang scientific. Untuk itulah maka penting untuk merangkul perguruan tinggi,” tuturnya.

Berdasarkan data, kepala desa  berasal dari beragam latar belakang.

Di mana tingkat pendidikannya pun berbeda-beda yakni doktoral 0.01 persen, magister 0.5 persen, S1 15 persen, SMA 62 persen, SMP 16 persen, dan SD 4 persen.

Sebelumnya, Kemendagri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  (Kemendes PDTT) telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Desa serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. (YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.