Banner sumsel

Komisi X DPR RI Desak Lapangan Tembak Senayan Segera Direlokasi

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi olahraga, Abdul Fikri Faqih mendesak pihak terkait, untuk mempercepat relokasi lapangan tembak milik Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) di Senayan.

“Wacana relokasi lapangan tembak di Senayan sudah lama bergulir, adanya kejadian peluru nyasar yang beruntun ini, membuat kami mendesak untuk segera direlokasi,” ujar Fikri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Kejadian peluru nyasar kembali terjadi di gedung DPR, tepatnya di lantai 10 dan 20 pada Rabu (17/10/2018).

Diduga bersamaan waktunya dengan kejadian peluru nyasar pada Senin (15/10) lalu di lantai 13 dan 16.  Hanya saja, kejadian di lantai 10 dan 20 baru disadari kemudian, karena ruangan sedang kosong pada Senin itu.  Hasil penyelidikan polisi menyebutkan, asal peluru di lantai 13 dan 16 berasal dari lokasi latihan menembak di seberang gedung DPR.

Lapangan Tembak Senayan. (FOTO/IST)

Fikri mengatakan, lapangan tembak atau shooting range idealnya, berada dalam jarak aman dengan pemukiman, atau aktivitas publik di sekitarnya.

“Apalagi ini lapangan tembak berskala olympic, karena memang jadi tempat latihan atlet menembak,” imbuh politisi PKS ini.

Fikri menambahkan, sebaiknya shooting range berada di lokasi steril dari aktivitas publik atau berada di dalam ruangan (indoor) dengan pengamanan cukup, misalnya anti peluru.

Dia pun menyinggung, bukan hanya ada kompleks gedung parlemen di sekitar lokasi lapangan tembak, tetapi juga sekolah, puskesmas, hotel, rumah makan, hingga Stasiun Palmerah dan terminal busway yang sangat padat di jam-jam sibuk.

“Di sebelahnya persis itu juga ada SMA Negeri 24.  Kegiatan belajar mengajar siswa bisa terganggu oleh aktivitas menembak,”  imbuh Fikri.

Fikri menyatakan, akan membawa usulan ini dalam Rapat antara Komisi X DPR dengan Kemenpora agar berkoordinasi dengan Perbakin terkait relokasi lapangan tembak senayan.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.