Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Kendalikan Harga Sembako

JAKARTA, koranindonesia.id – Memasuki bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, hampir bisa dipastikan harga komoditas pangan akan merayap naik. Pola kenaikan harga pangan ini selalu berulang kali setiap tahunnya, dan menyasar hampir seluruh bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Bahkan, harga sejumlah komoditas pangan ini akan semakin melambung tinggi, ketika mendekati Lebaran. Pemerintah perlu melakukan standarisasi harga pangan.

Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan saat bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini terjadi diduga, akibat ulah pedagang yang ingin mengeruk keuntungan lebih pada momen khusus ini.

Anggota Komisi VI DPR RI Linda Megawati menilai, lonjakan harga komoditas tersebut tentunya sangat memberatkan masyarakat. Sehingga sebaiknya pemerintah harus cepat mengambil tindakan agar masalah tersebut dapat terselesaikan.

“Saya sering turun langsung ke pasar dan melihat harga yang melambung tinggi, apalagi di bulan puasa ini dan menjelang Lebaran, sehingga banyak masyarakat bawah yang tidak mampu untuk membelinya,” kata Linda di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Untuk itu, politisi Partai Demokrat itu mendorong pemerintah untuk menindak tegas setiap pedagang yang menaikkan harga komoditas tanpa adanya standardisasi yang tepat, agar kenaikan harga kebutuhan pokok dapat teratasi.

“Kepada pemerintah sebaiknya menginformasikan hal ini kepada publik, bahwa siapa saja pedagang yang menaikkan harga kebutuhan pokok tanpa melalui standardisasi yang tepat akan segera ditindak agar masalah ini dapat teratasi,” imbuh legislator dapil Jawa Barat itu.

Dalam rapat itu terungkap, sejumlah harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran sudah mengalami kenaikan harga, walaupun tidak signifikan, misalkan daging ayam, gula dan beras.

Untuk daging ayam sebelumnya seharga Rp30.000 per kg, kini menjadi Rp35.000 per kg. Sedangkan gula, yang sebelumnya seharga Rp10.500 per kg, kini menjadi Rp11.500 per kg. Namun, ada sejumlah bahan pokok makanan yang sebelumnya naik, tetapi sekarang sudah turun. Misalkan harga bawang putih yang berada di kisaran Rp50.000-Rp60.000 per kg, kini menjadi Rp33.000 per kg.
(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.