BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Kolaborasikan Pendidikan Dan Olahraga, DPD Apresiasi BUMDes Ambon

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi langkah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hatukau Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang berinovasi membangun sentra ekonomi dengan memadukan pendidikan dan olahraga.

“BUMDes hadir untuk membangun perekonomian desa, sebagaimana semangat membangun Indonesia dari desa. Tentu saja inovasi dan kreativitas pengurus BUMDes Batu Merah mengolaborasikan pendidikan dan olahraga patut kita apresiasi,” kata LaNyalla saat berkunjung ke BUMDes Batu Merah, Ambon, Maluku, Sabtu.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai terobosan BUMDes Batu Merah merupakan langkah kreatif untuk memberdayakan potensi yang ada di desa tersebut.

Namun, perlu mendapat perhatian, kata mantan Ketua Kadin Jawa Timur itu, tak sedikit para pengurus belum memahami jika permodalan BUMDes berasal dari kekayaan desanya.

“Makanya, banyak ditemui BUMDes yang aktivitasnya tak maksimal. Bak pepatah hidup segan mati tak mau,” tegasnya.

Atas dasar itu, Senator Dapil Jawa Timur tersebut meminta sudah seharusnya penyertaan modal BUMDes sebagaimana diatur dalam Permendesa PDTT No 4 Tahun 2015 diaplikasikan sehingga BUMDes menjadi wadah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat desa.

“Inovasi BUMDes Batu Merah yang mengintegrasikan pendidikan dan olahraga tentu membawa angin segar, karena kebutuhan di bidang pendidikan dan olahraga cukup tinggi. Saya mendukung untuk lebih dikembangkan dengan usaha bidang lain seperti IT dan pariwisata,” tutur alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

BUMDes Hatukau tengah membangun sentra ekonomi baru di Kota Ambon. Sentra ekonomi baru ini dirancang terpadu dengan sentra pendidikan dan olahraga.

Plt Kepala Desa Batu Merah Idrus Buamona mengatakan BUMDes yang menjadi salah satu lokasi kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar pada Jumat (29/1/2021), dikembangkan untuk dapat menghidupkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat desa setempat, dilansir antara.

(ant)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.