BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Kisruh Tembok Halangi Rumah Warga, Temuan BPN Tanah Itu Sudah Berupa Jalan

 

TANGERANG, koranindonesia.id – Kisruh tembok halangi rumah warga, Wali Kota Arief Rahardiono Wismansyah langsung perintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang untuk membongkar paksa tembok beton tersebut.

Menurut Arief, ia sudah instruksikan jajarannya untuk segera lakukan pembongkaran, karena hal tersebut menyulitkan warga keluar dan masuk dari tempat tinggalnya sendiri.

“Sudah diinstruksikan ke Asda 1 dan Kasatpol PP untuk segera bongkar pagar betonnya,” ujar Arief, di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/3).

Ditambahkan Asisten Tata Pemerintahan Kota Tangerang Ivan Yudhianto, keputusan pembongkaran tembok ini diambil lantaran usaha mediasi yang beberapa kali dilakukan oleh Pemkot Tangerang dengan kedua belah pihak tidak menemui titik terang.

“Pihak yang mengaku memiliki tanah tidak hadir dan tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan,” terangnya.

Dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan oleh jajaran Pemkot Tangerang bersama BPN Kota Tangerang, didapati bahwa bidang tanah tanah yang menjadi polemik tersebut telah tercatat sebagai jalan.

“Pada sertifikat tanah sebagaimana disampaikan BPN bahwa tanah tersebut adalah jalan,” tukasnya.

Sebelumnya kisruh antarwarga terkait pembangunan tembok beton hingga berdampak pada hilangnya akses jalan menuju beberapa rumah warga di Jalan Akasia RT 04 RW 03 , Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.(Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.