Banner sumsel

Ketum OKP Cipayung Plus Bantah dapat Bantuan BIN

JAKARTA, koranindonesia.id – Tuduhan yang menyebut PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendapat bantuan dari Badan Intelijen Negara (BIN) sebesar Rp 200 juta setiap bulan, langsung direspon para Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus.

Kelompok Cipayung Plus diwakili oleh Ketua Umum PB HMI R Saddam al-Jihad, Ketua Umum DPP IMM Najih Prastiyo, Ketua Umum PB PMII Agus M Herlambang, dan Ketua Umum DPP GMNI Rabaytullah Kusuma Jaya.

Kemudian Ketua Umum PP PMKRI Juventus Prima Y Kago, Ketua Presidium KMHDI I Kadek Andre Nuaba, Ketua Umum PP GMKI Corneles Galanjinjian, dan Ketua Umum Hikmahbudhi Sugiharta

Mereka membantah bahwa organisasi gabungan Cipayung Plus digalang untuk memenangkan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dalam kontestasi Pilpres 2019. Selain dituding tidak netral, organisasi gabungan kemahasiswaan ini juga dituduh telah menerima dana dari Badan Intelijen Negara (BIN)

Dalam siaran pers Cipayung Plus kepada media di Jakarta,  Minggu (18/11/2018), menegaskan, bahwa tuduhan kelompok mahasiswa Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, GMKI, PMKRI, IMM, PMII, KMHDI, Hikmahbudhi dan organisasi kemahasiswaan lain telah digalang oleh Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendukung Jokowi, adalah fitnah yang keji

“Tuduhan tersebut jelas-jelas tidak benar, fitnah dan hoaks,” demikian rilis resmi tersebut

Menurut mereka, ada oknum yang ingin memecah belah mahasiswa dan ingin memanaskan situasi bangsa dengan menyebarkan informasi fitnah ini. Dalam siaran pers tersebut, Cipayung Plus meminta kepada oknum penyebar fitnah untuk melakukan klarifikasi atas pernyataan yang disebar bahwa informasi tersebut tidak benar

Lalu mereka meminta penyebar hoaks juga untuk meminta maaf di media. “Jika tidak dilakukan, maka kami akan melakukan proses hukum ke pihak yang berwajib,” katanya lagi

Mereka juga menegaskan bahwa Cipayung Plus tidak memiliki keterikatan dan tidak terlibat dalam relawan capres mana pun. Cipayung Plus menambahkan pihaknya mengajak kepada capres dan cawapres, tim sukses dan seluruh elit bangsa untuk menjaga suasana kondusif dalam menghadapi proses demokrasi dengan menawarkan program dan gagasan sebagai solusi permasalahan bangsa.(Mar)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.