Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Keren, Wagub Ariza Bilang Herd Immunity Sudah Terwujud di Jakarta

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan herd immunity atau kekebalan komunal sudah terwujud di Jakarta. Hal ini seiring capaian vaksinasi Covid-19 yang terus meningkat.

“Kita bersyukur Jakarta sudah masuk zona hijau dan sudah memenuhi herd immunity,” kata Ariza di Jakarta, Minggu (22/8/2021).

Meski herd immunity sudah terwujud, pihaknya menargetkan semua warga Jakarta menerima vaksin. Apalagi saat ini kelompok masyarakat yang punya gangguan autoimun sudah bisa divaksin dengan vaksin Moderna.

“Insya Allah dalam beberapa pekan kita akan penuhi, dan kita berharap seluruh warga Jakarta bisa segera divaksin,”  ucapnya.

Bagi warga yang belum divaksin, Ariza meminta untuk segera mendatangi sentra vaksinasi yang sudah disiapkan pemerintah. Masyarakat pun bisa dengan mudah mendaftar lewat aplikasi Jakarta Kini (JaKi).

“Vaksin ini tidak ada efek samping dan halal. Apalagi sudah ada syarat kegiatan yang dibuka itu harus mendapatkan vaksin,” tuturnya.

Data Dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga Jumat (20/8/2021), total dosis vaksin yang telah disuntikkan mencapai 13.964.299. Sebanyak 9.285.055 warga telah menerima satu dosis pertama dan 4.679.444 warga menerima dosis lengkap.

Untuk rincian sasaran vaksinasi, anak usia 12 hingga 17 tahun yang diberi vaksin dosis pertama mencapai 77,8 persen  dan untuk dosis kedua sebanyak 33,6 persen.

Sedangkan warga usia 18 hingga 59 tahun, dosis pertama sebanyak 109,9 persen dan vaksinasi dosis kedua sebanyak 52,3 persen.

Sedangkan pada kelompok lanjut usia (lansia), vaksinasi dosis pertama telah dilakukan sebanyak 85,3 persen  dan vaksinasi dosis kedua sebanyak 72,7 persen .

Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis pertama telah diberikan kepada 188.109 orang dan dosis kedua sebanyak 142.047 orang.

Perlu diketahui, World Health Organization (WHO) atau organiasi kesehatan dunia belum mengeluarkan standar proporsi untuk tingkat herd immunity wabah Covid-19. Kendait begitu Indonesia memiliki perhitugan sendiri mengenai tingkat herd immunity.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Soebandrio mengatakan herd immunity yang harus dicapai di Indonesia didasarkan kepada perhitungan variabel angka reproduksi Covid-19 dan jumlah populasi.

“Angka 70 persen diperoleh dari rumus [1-Re/Ro] x jumlah populasi. Berdasarkan perhitungan tersebut, herd immunity minimum yang harus dicapai adalah [1-1/3] x 260 juta = 2/3 × 260 juta = 173 juta atau sekitar 70 persen,” ujar Amin baru-baru ini.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.