Banner sumsel

Kendaraan Bertonase Berat Jangan Dulu Melintas di Jalan Desa Jati, Lahat

LAHAT, koranindonesia.id – Jalan negara yang menghubungkan wilayah Kabupaten Lahat dengan Kota Pagaralam di Sumatra Selatan (Sumsel), tepatnya di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, yang sempat terputus akibat amblas, hari ini, Rabu (6/2/2019) mulai dapat dilintasi kembali. Hanya saja, pengemudi yang melintas di ruas jalan penghubung itu diminta ekstra pelan dan berhati- hati, sebab proses perbaikan masih terus berjalan.

Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) IV Provinsi Sumsel Zulkarnain mengungkapkan, hingga saat ini perbaikan jalan sudah tuntas semi permanen. Menurut Zulkarnain,  kendaraan roda dua dan empat sudah dibolehkan melintas, hanya saja pihaknya menyarankan untuk kendaraan bertonase berat untuk tidak melintas terlebih dahulu.

“Jalan yang amblas sudah kita timbun dan dipasang box culvert diatasnya. Kita timbun menggunakan material batu pasir. Sudah datar seperti sebelumnya. Kendaraan sudah bisa melintas, hanya saja masih satu jalur, dan kita sarankan kendaraan bertonase berat untuk tahan dahulu, meski sebenarnya sudah bisa,” kata Zulkarnain, Rabu (6/2).

Diterangkan Zulkarnain pula, meski saat ini belum rampung 100%, namun ruas jalan sudah aman untuk dilintasi, dan pihaknya juga terus stand by di lokasi untuk melakukan pemeliharaan. Sementara, untuk penahan bahu kiri dan kanan jalan sembari menunggu desain, akan dipasang sand bag atau karung pasir sehingga bisa menahan timbunan jalan.

“Saat ini kita sedang akan mengerjakan desain untuk membangun tembok sisi kiri dan kanan jalan.  Namun itu butuh waktu sembari menunggu anggaran, bisa hingga April mendatang,” tuturnya.

Sementara untuk bagian badan jalan juga masih menunggu diaspal. Namun, sebelum dilakukan pengaspalan, pihaknya akan memantau kondisi perbaikan terlebih dahulu. Jika tanah timbunan masih menurun, maka akan terlebih dahulu dilakukan penimbunan kembali hingga benar-benar padat.  “Saat ini kita masih coba terhadap material timbunan. Tentu akan diaspal kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi, saat ini kendaraan roda dua dan empat sudah kembali berlalu lalang melintasi ruas jalan yang sempat amblas tersebut.  Sesekali terjadi kepadatan arus lalu lintas.  Kondisi jalan masih terlihat becek lantaran diguyur hujan.  Pada sisi kiri dan kanan jalan, kini dipasang pagar sementara dan rambu agar kendaraan tidak terlalu melaju ke kiri dan kanan bahu jalan.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.