Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Kemensos Turunkan Tim Bersinergi Bebaskan Korban Pasung

JAKARTA, koranindonesia.id – Kementerian Sosial melalui Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental “Phala Martha” di Sukabumi menurunkan tim untuk membebaskan orang dengan gangguan jiwa/penyandang disabilitas mental korban pasung di Desa Rabak Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

Balai Mental Phala Martha dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu, menerjunkan tim respon kasus yang dikoordinir oleh Umar Khaerudin, Kasie Asesmen dan Advokasi Sosial untuk merespon kasus kedaruratan korban pemasungan tersebut yang diinformasikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Salah satu warga yang berinisial SP (32) telah mengalami gangguan kejiwaan sejak 2012. SP pernah mendapatkan perawatan medis namun kambuh kembali karena berhenti kontrol dan minum obat psikiatrik.

Ayah SP Nawawi mengatakan anaknya sudah mengganggu warga bahkan sudah mendorong anak kecil ke sungai. Akhirnya SP terpaksa dikurung di dalam kamar.

SP juga menjalani tes cepat dan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis ke RSJ Dr H Marzoeki Mahdi Bogor.

Tim juga memberikan edukasi sosial kepada keluarga dan masyarakat agar tidak melakukan tindakan pemasungan kepada ODGJ. Balai Phala Martha juga memberikan bantuan transportasi kepada SP dan keluarga.

“Bantuan ini mohon digunakan sebaik-baiknya untuk keperluan SP dalam mengakses layanan kesehatan jiwa,” kata Koordinator tim Umar Khaerudin.

Selanjutnya Balai Phala Martha dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor serta beberapa Instansi Lintas Sektoral yang ada di wilayah Kecamatan Rumpin telah membuat kesepakatan dalam penanganan SP pasca perawatan medis serta berkomitmen untuk menciptakan layanan yang holistik, sistematis dan tuntas dalam penanganan permasalahan penyandang disabilitas mental di Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

(ant)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.