Banner sumsel

Kemensos Awasi Bantuan Rp7,43 Miliar untuk Bencana di Sulteng

JAKARTA, koranindonesia.id – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Sosial (Kemensos), Dadang Iskandar memastikan, bahwa pihaknya telah mengirimkan bantuan sosial (bansos) untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Menurut Dadang, bansos tersebut berasal dari gudang Bansos Kemsos untuk tanggap bencana di berbagai daerah. Diantaranya yang berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sumatra Selatan (Sumsel) dan Bekasi.

Dadang memastikan bantuan tersebut telah tiba di Sulteng. Total nilai bantuan mencapai Rp7,43 miliar. Sebelum dikirimkan, semua bansos telah diawasi dan dicek untuk mengawasi kualitasnya.

“Irjen sudah mengecek agar bantuan sesuai dengan volume, jumlah, dan kualitas yang ditentukan,” terang Dadang dalam Forum Legislasi  ‘Cegah Selewengkan Dana Bantuan Sulteng : Bagaimana Regulasi dan Pengawasannya?’ yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Di bagian lain Dadang mengakui, terhadap bantuan kepada masyarakat memang ada penjarahan, terutama yang terkait bantuan sembako, seperti bantuan mie instan.

“Kami memaklumi karena kondisinya memang darurat. Namun dari sisi anggaran pengawasan sudah kami lakukan,” kilahnya.

Terpenting, sambung Dadang, semua bantuan sudah bisa tersalurkan. “Sementara soal pengawasan dan pengendalian bantuan, bukan lagi menjadi tanggung jawab kami semata-semata,” terangnya.

Pihak Kemensos, lanjut Dadang, akan melibatkan partisipasi masyarakat di lapangan, seperti tenaga kesejahteraan kecamatan juga pendamping PKH untuk mengawal penyaluran bantuan dari masyarakat.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.