Kemenkumham Sumsel Ancam Berhentikan Sementara 3 Sipir Tersandung Narkoba

PALEMBANG, koranindonesia.Id –Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Sudirman D Hury, mengatakan akan memberhentikan sementara tiga sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tebing Tinggi, setelah pihaknya menerima surat perintah penahanan dari kepolisian, Jumat (19/10/2018).

Sebelumnya tiga di sipir dimaksud ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang, karena tersandung penyalahgunaan narkoba .

“Yang pasti, setelah saya menerima surat perintah penahan dari pihak kepolisian, maka saya akan berhentikan sementara ketiganya sebagai PNS. Ini  sesuai ketentuan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS untuk  mempermudah penanganan perkaranya,” papar Sudirman D Hury.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Lapas Tebing Tinggi, M Fadli Febriansyh (37), Wihep Pebri One (35) dan Dede Noepeno (37) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang, Kamis (18/10) dini hari.

Penangkapan berawal dari giat rutin anggota melakukan patroli di Jalan Lintas Tebing Tinggi, Lubuklinggau. Tersangka M Fadli Febriansyh (37) dan Wihep Pebri One (35) tidak dapat berkutik, ketika petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 2,58 gram yang disimpan dalam kotak rokok, yang sempat dibuang.

Tidak berhenti disitu, petugas langsung melakukan pengembangan dengan menggerebek kediaman dinas tersangka Dede Noepeno (37). Lagi-lagi, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,09 gram, delaan lembar plastik klip transaran dan satu pipet.(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.