Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Kemenkop UKM-Kemendag Dukung UMKM Tembus Pasar Internasional

Jakarta,koranidonesia.id-Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor.

“Kita yakin dengan adanya kolaborasi tersebut, kita mampu meningkatkan daya saing UMKM untuk menembus pasar internasional,” kata Menkop UKM Teten Masduki melalui keterangan resmi Kamis (18/2/2021).

Untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam ekspor nasional, tahun ini pemerintah melakukan berbagai inisiatif antara lain mendorong masuk ke sektor formal, upaya pengelolaan berkoperasi/berkelompok dalam skala ekonomis serta mengembangkan UMKM berbasis komoditi unggulan. Sehingga lebih mudah masuk ke dalam rantai nilai global, termasuk dengan peningkatan jumlah UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital.

Pemerintah juga mempermudah para eksportir dalam mengakses layanan perizinan ekspor dan impor barang. Lalu menyediakan informasi mengenai kesempatan pasar, regulasi pajak keluar, serta regulasi negara yang akan dituju, melalui Lembaga National Single Window Kementerian Keuangan.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, sesuai arahan Presiden RI kepada Kemendag, pihaknya akan terus mendorong pelaku UKM memasuki pasar ekspor.

Menurutnya, perlu kolaborasi antara Kemendag, Kemenkop UKM guna mendukung para pelaku UKM memasuki pasar internasional.

Lutfi mengatakan, ada sejumlah hal yang diperlukan untuk mendorong UKM eksportir, antara lain identifikasi produk-produk UKM yang akan diangkat ke pasar internasional, konsistensi kualitas produk yang dihasilkan pelaku UKM, kemudahan perizinan, serta informasi mengenai pasar potensial yang akan dituju.

“Dengan identifikasi yang cermat dan dilakukan bersama kementerian, lembaga, serta asosiasi terkait, diharapkan kita dapat mengembangkan berbagai produk UKM potensial agar bisa berjaya di pasar global,” kata Lutfi.

Berdasarkan data Kemendag, saat ini di Indonesia terdapat 13.177 UKM eksportir yang mewakili 90 persen dari eksportir nasional pada periode Januari-September 2020. Melalui kolaborasi yang tepat, para pelaku usaha dan calon pengusaha juga akan merasakan manfaat langsung dari program-program yang dimiliki Pemerintah.

“Selain berhasil melakukan ekspor, produk UKM Indonesia juga mampu bersaing dengan produk-produk negara lain. Dengan kolaborasi tersebut, para pelaku usaha juga turut dimudahkan dalam menjalankan usahanya,” kata Lutfi.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.