Banner sumsel

Kemendikbud Luncurkan Pendidikan Kebencanaan Tingkat PAUD

JAKARTA, koranindonesia.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan pendidikan kebencanaan untuk tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta, hari ini, Selasa (4/04/2019).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pendidikan kebencanaan dimasukkan ke dalam pelajaran untuk tingkat PAUD, ini dikarenakan Indonesia terletak di kawasan cincin api, sehingga bencana menjadi  bagian dari kehidupan.

“Pendidikan kebencanaan ini, saya berharap anak usia dini harus siap siaga dan menyiapkan fisik, mental dan psikologi. Oleh karena itu, Kemendikbud akan mencoba advokasi dan eksekusi pelaksanaan pendidikan kebencanaan. Jadi tanggap bencana harus dimulai sejak dini,”  ungkapnya usai pembukaan harmonisasi Bunda PAUD, di Jakarta, Selasa (2/04/2019).

Dijelaskannya sejak dini, anak-anak mulai dikenalkan berbagai macam permainan yang menggembirakan, tetapi memiliki pesan tentang kesiapan mereka menghadapi bencana. Kemendikbud akan merancang permainan yang menanamkan kesadaran pada anak sejak dini. Aktivitas tersebut merupakan tanggung jawab sekolah atau unit layanan anak usia dini dan menjadi bagian dari kurikulum.

“Kurikulum tidak hanya terbatas dalam bentuk mata pelajaran atau tema tertentu saja. Bahkan perilaku anak didik yang mana anak bisa berkaca, niru, imitasi atau juga melakukan apa yang itu dibolehkan oleh para guru dan tenaga kependidikan itu semua bagian kurikulum,” tandasnya.

Acara yang digelar 1 sampai 2 April 2019 itu diikuti 1.262 peserta, terdiri atas Bunda PAUD provinsi dan Bunda PAUD kabupaten/kota. Selain itu, perwakilan kementerian/lembaga, dinas pendidikan, dan organisasi mitra terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.